29 September 2010   
Home
Berita Terkini

 

Panggal Buaya Langka,Perajin Patung Beralih ke Kayu Suar

Gianyar (Bisnis Bali) - Kayu jenis panggal buaya yang digunakan untuk bahan pembuatan patung bentuk dewa dewi, sejak beberapa tahun terakhir ini masih langka. Akibatnya, perajin kini beralih ke jenis kayu suar dengan bentuk patung dominan binatang dan Buddha.

Padahal patung yang dibuat dari kayu panggal buaya, selain kualitasnya cukup bagus juga menjadi pilihan utama konsumen mancanegara setelah patung yang dibuat dari jenis kayu lainnya.

'Kayu panggal buaya sejak lama sudah langka. Padahal penjualan aneka bentuk patung dari jenis kayu ini sangat bagus. Di samping itu, nilai jual patung dari panggal buaya juga memiliki nilai ekonomi tinggi,'' ucap I Putu Wardana, perajin di Batuan Sukawati, Selasa ( 28/9) kemarin.

Dijelaskan, sejatinya patung dari kayu panggal buaya banyak peminatnya dari konsumen mancanegara. Mengingat kualitas kayu ini cukup bagus, dibanding dengan jenis kayu lokal lainnya. Sehingga, kualitas patung juga menjadi bagus. Karena kualitas patung yang bagus, nilai ekonominya juga menjadi cukup tinggi.

Selama ini kayu panggal buaya, sebagian besar untuk pembuatan jenis patung dewa dewi selain jenis patung binatang lainnya. Karena tidak dapat membeli kayu panggal buaya, pihaknya kini beralih ke jenis kayu suar untuk pembuatan patung binatang.

Seperti biawak, buaya, patung Buddha dan lainnya. Jejaknya ini banyak diikuti perajin yang sebelumnya sama-sama membuat patung dari kayu panggal buaya.

'Kendati kayu panggal buaya langka, kita masih bisa membuat patung dari jenis kayu suar yang sekarang banyak ada di pasaran. Termasuk pula, permintaan patung dari kayu suar cukup tinggi dari pasar mancanegara,'' tutur I Putu Diana, perajin lainnya sambil menambahkan, kalaupun ada kayu panggal buaya dalam jumlah yang terbatas, harga kayu ini tentu sangat melambung. Kondisi inilah membuat perajin banyak beralih ke jenis kayu suar. *mur

 


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost