Denpasar (BisnisBali) – Menyambut perayaan Nyepi, Selasa (16/3) mendatang, dimanfaatkan sebagian besar pebisnis produk elektronik untuk meningkatkan penjualan dan menjaring konsumen. Salah satu strategi yang paling banyak ditawarkan adalah dengan memberikan diskon.
Salah satu pengelola toko elektronik di Denpasar, Irawan, Rabu (10/3) kemarin mengatakan, diakui atau tidak memanfatkan momen hari raya merupakan cara efektif dalam memperkenalkan produk ke masyarakat. Perayaan Nyepi salah satunya di antara hari raya besar keagamaan lainnya yang dirayakan secara nasional.
“Pada saat hari raya, toko elektronik selalu memberikan penawaran harga khusus dalam bentuk diskon. Tujuannya, agar masyarakat memperoleh produk dengan harga terjangkau,” katanya.
Pemberian harga spesial saat hari raya, kata Irawan, tertuju pada semua produk elektronik. Namun, terbesar pada produk elektronik yang memang diperlukan masyarakat saat hari raya atau yang banyak dibutuhkan dalam rumah tangga sehari-hari. Umumnya potongan harga mulai produk elektronik rumah tangga seperti televisi, rice cooker , kulkas, juicer , mixer , dispenser, kipas angin dan lainnya.
Terkait peningkatan permintaan masyarakat tiap momen hari raya, menurut dia, tidak bisa disamaratakan karena tergantung pasar. Dalam arti tidak semua tiap hari raya terjadi peningkatan permintaan hingga 100 persen. Peningkatan permintaan berkisar 30 persen ke atas tergantung jenis produk yang ditawarkan.
Sementara itu, Yulini, pengelola toko elektronik lainnya mengatakan, pemberian diskon menjelang hari raya berbeda antara toko satu dengan toko lainnya. Kebijakan masing-masing toko menentukan besar diskon juga berbeda.
“Diskon yang kita berikan benar-benar potongan harga, bukannya harga dinaikkan dan diberikan diskon,” katanya.
Diskon harga mulai Rp 100 ribu. Kegiatan pemberian potongan harga sendiri merupakan kegiatan rutin tiap tahun. Hal ini dilakukan selain memberikan harga lebih murah, juga lebih mendekatkan produk kepada konsumen.
Karakter konsumen pun biasanya antusias pada produk elektronik yang telah diberikan diskon. “Terbukti ada peningkatan permintaan kendati tidak mencapai 60 persen dibandingkan penjualan sehari-hari,” katanya. *dik