11 Maret 2010     
Home
Berita Terkini

 

::Gaya Hidup
Nyepi dan Pilkada Dongkrak Omzet Pengusaha Konfeksi

Tabanan (BisnisBali) – Hajatan politik dan agama di daerah ini, berdampak terhadap kegiatan ekonomi. Perayaan Hari Raya Nyepi dan pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun ini memberikan berkat kepada pebisnis konfeksi.

Permintaan akan berbagai baju kaos mengalami peningkatan. Songsong Nyepi, warga banyak yang memesan aneka baju kaos dengan berbagai ukuran dan motif.

Made Sudarsana, salah seorang pengusaha konfeksi di Tabanan mengaku, hajatan politik berupa pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah, memang mempengaruhi omzet mereka.

Para pasangan calon memang dipastikan banyak memesan baju kaos. ‘'Kalau hajatan pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah pada 4 Mei mendatang, banyak tim pemenangan yang memesan baju kaos,” ujarnya.

Sementara untuk perayaan Hari Raya Nyepi, memang banyak sekaha teruna yang memesan baju kaos. Hanya saja motif yang dipesan sekaha teruna terkadang lebih rumit dari para pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

‘'Anak muda yang tergabung ke dalam sekaha teruna membuat desain gambar baju yang agak ramai, sehingga pengerjaannya relatif lebih rumit. Sementara untuk para calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah jauh lebih sederhana,” ungkapnya.

Soal kain sebagai bahan baku baju kaos, para pengusaha konfeksi mengaku tergantung pesanan. Jika pemesan ingin kualitas baju yang lebih bagus, dia pun menggunakan jenis kain yang lebih baik. Demikian juga sebaliknya. ‘'Namun yang jelas, kami siap memenuhi permintaan yang datang. Ada dana kami siap bekerja memenuhi permintaan yang ada,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Putu Sutresna, pengusaha konfeksi lainnya di Tabanan. Dua hajatan tersebut sudah secara rutin memberikan sumbangan terhadap usaha yang digelutinya sejak belasan tahun yang lalu.

‘'Jika ada pemilu banyak ada permintaan baju kaos dari tim pemenangan para calon legislatif. Dan kalau menyongsong perayaan Hari Raya Nyepi, warga khususnya anak-anak dan sekaha teruna banyak yang memesan baju kaos. Karena kedua hajatan ini sudah identik dengan baju kaos,” paparnya.

Disinggung harga, baik Sudarsana maupun Sutresna mengaku, tergantung ukuran, bahan baku dan motif yang diminta. Yang jelas pengusaha garmen menawarkan baju kaos dibandrol Rp 25.000 per pcs- Rp 50.000 per pcs.

Untuk pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah serta Nyepi ini, para pengusaha konfeksi mengaku, mengalami peningkatan permintaan sampai 30 persen dibandingkan dengan hari-hari biasanya. ‘'Yang jelas kami sangat bersyukur dengan adanya kedua hajatan tersebut, karena memberikan dampak ekonomi yang cukup mengembirakan,” paparnya. *can

 

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost