Denpasar (BisnisBali) – Sampai saat ini belum ada lonjakan harga drastis bahan pangan di pasaran. Namun demikian sebagian konsumen masih merasa khawatir, jika sewaktu-waktu harga naik lagi.
Satu tahun terakhir, harga bahan pangan terus naik secara bertahan yang membuat masyarakat makin terbebani terutama untuk konsumsi sehari-hari.
‘'Sekarang harga bahan pangan masih relatif stabil, meskipun lebih mahal dari sebelumnya. Terpenting tidak naik lagi, karena banyak kebutuhan yang harus dipenuhi,” ungkap salah satu kosumen, Made Yani, Rabu (10/3) kemarin, di Denpasar.
Kenaikan harga biasanya tidak dapat dihindari menjelang hari raya, tapi tetap beharap untuk kali ini tidak seperti biasa. Mengingat harga sudah pada mahal. Jika sekarang saja sudah mahal, kalau naik lagi maka beban masyarakat akan makin berat.
Pedagang bahan pangan, Ketut Sarti, mengatakan, untuk kebutuhan sehari-hari kenaikan harga bahan pangan masih bisa disiasati, tapi jika sudah berkaitan dengan kebutuhan hari raya, sehemat-hematnya belanja, pengeluaran pasti akan tinggi karena kebutuhan sangat banyak.
Semoga pengalaman tahun lalu tidak terjadi lagi, menjelang hari raya hampir tiap hari ada saja bahan pangan yang naik mulai beras, bumbu dapur, gula, minyak goreng, telur dan lainnya. Semua bahan pangan ini menjadi komoditi yang penting dan paling banyak dibutuhkan jelang hari raya nanti.
Harga beras beberapa hari ini, rata-rata sudah sedikit turun dan bisa diperoleh dengan harga Rp 6.500 per kg, sedangkan gula pasir masih relatif mahal Rp 11.000 per kg demikian juga minyak goreng rata-rata Rp 8.500 per kg. Khusus untuk daging masih relatif mahal dan bumbu dapur terus berfluktuasi, bukan tidak mungkin akan bergejolak dalam satu dua hari ini. *rya