Mangupura (BisnisBali) – Menjelang rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Pura Luhur Uluwatu, Pemkab Badung bersama prajuru Desa Dinas, Desa Adat Desa Pecatu dan Puri Agung Jero Kuta selaku pengemong pura mengadakan rapat persiapan menyambut kedatangan Barack Obama.
Rapat dipimpin Bupati Badung AA Gde Agung, S.H. serta diikuti Perbekel Desa Pecatu I Made Sumerta, Bendesa Adat Pecatu I Wayan Rebong, prajuru Desa Adat Pecatu serta pejabat terkait bertempat di Puspem Badung, Rabu (10/3) kemarin.
Presiden AS Barack Obama rencananya berkunjung ke Bali pada 21 Maret mendatang. Setibanya di Bali Barack Obama akan menuju hotel serta lanjut mengunjungi kawasan Pura Uluwatu yang berada di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan sekaligus menonton kesenian kecak serta menikmati keindahan sunset .
Selain kunjungan ke Uluwatu juga direncanakan mengadakan diskusi di Universitas Udayana serta ke Monkey Forest . “Kunjungan Presiden AS Barack Obama di Bali direncanakan selama dua hari sebelum menuju Australia ,” kata Bupati Gde Agung.
Terkait kedatangan Obama ini, Bupati bersama Dandim 1611 Badung telah meninjau kawasan Pura Uluwatu. Dari peninjauan itu masih banyak yang perlu ditata seperti kebersihan, perbaikan jalan menuju pura serta penataan kawasan pementasan kecak. Mengenai keamanan, pastinya akan superketat.
Untuk itu, kepedulian dan peran serta masyarakat Desa Adat Pecatu untuk ikut menjaga keamanan sangat dibutuhkan. Sementara itu pemerintah telah menyiapkan biaya untuk penataan kawasan Pura Uluwatu berdasarkan usulan dari pengempon maupun pengemong pura.
Bupati menekankan, penataan yang dilakukan, bukan semata-mata dalam rangka menyambut Presiden Obama, tetapi lebih dari itu untuk kepentingan ke depan agar kawasan Uluwatu sebagai objek pariwisata tetap terpelihara dengan baik, apalagi beberapa bulan lagi akan diadakan karya agung di Pura Uluwatu.
Prajuru Desa Adat Pecatu I Wayan Sudiarta menyampaikan, masyarakat Desa Pecatu merasa bangga karena Desa Pecatu khususnya kawasan Pura Uluwatu dijadikan objek kunjungan dari Presiden Barack Obama. “Kami masyarakat Desa Pecatu merasa bangga dan siap menyambut kedatangan Presiden. Mungkin Desa Pecatu akan menjadi satu-satunya desa di Bali yang pernah dikunjungi Presiden Amerika Serikat,” katanya.
Mengenai kebersihan, pihak desa adat siap menindaklanjutinya, serta keamanan juga telah dipersiapkan pecalang desa adat. “Karena penjagaannya akan cukup ketat, kami mohon koordinasinya agar tetap diintensifkan,” katanya.
Namun untuk pengerjaan teknis penataan kawasan, pihak desa adat maupun Desa Dinas Pecatu memohon bantuan kepada instansi teknis Pemkab Badung untuk mengerjakannya, berhubung waktu yang tersedia cukup mendesak. *