11 Maret 2010     
Home
Berita Terkini

 

Agro & Hobi
Jelang Nyepi, Permintaan Ayam tetap Stabil

Denpasar (BisnisBali) – Perayaan Nyepi ternyata tidak berpengaruh terhadap peningkatan permintaan pasokan ayam untuk konsumsi masyarakat.

Ketua Paguyuban Peternak Ayam Se-Bali (PPAB), Ketut Yahya Kurniadi, Rabu (10/3) kemarin mengatakan, di sisi lain produksi ayam pedaging di tingkat peternak ayam di Bali juga tidak mengalami lonjakan menjelang perayaan Nyepi ini.

Ia mengatakan, perayaan Nyepi tidak terlalu berpengaruh signifikan terhadap peningkatan permintaan daging ayam. Pada hari raya lain seperti Galungan, permintaan ayam pedaging ini memang mengalami peningkatan. Sementara itu, untuk perayaan Nyepi seperti tahun-tahun sebelumnya permintaan daging ayam ini relatif stabil. Ini dikarenakan, konsumsi daging ayam dari masyarakat menjelang perayaan Nyepi tidak terlalu banyak dibandingkan perayaan hari raya besar lainnya.

Ia menjelaskan, pada hari biasa PPAB mengkalkulasi permintaan daging ayam di Bali mencapai 120.000 ekor. Pasokan ayam yang disediakan peternak ayam di Bali menjelang perayaan Nyepi tentunya masih stabil pada kisaran angka tersebut.

Ia memaparkan, menjelang perayaan Galungan, memang ada indikasi peternak meningkatkan produksi. Ini untuk memenuhi kebutuhan daging ayam yang mengalami peningkatan. Di sisi lain, permintaan yang tinggi bisa mendorong peningkatan harga jual ayam hidup di tingkat peternak. Dengan peningkatan harga ayam ini, peternak diharapkan bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak.

Kondisi peternakan ayam menjelang perayaan Nyepi ini, jauh dibandingkan dengan kondisi peternakan ayam menjelang perayaan Galungan sebelumnya. Peternak ayam menjelang perayaan Nyepi ini masih menghadapi masa pancaroba (panas ke hujan). Ini membuat banyak ayam milik peternak yang sakit karena penyakit unggas seperti ND, CRD dan lainnya.

Melihat perkembangan penyakit unggas tersebut, peternak kemungkinan mengurangi produksi. Di sisi lain, banyak peternak yang memperpanjang masa istirahat kandang sehingga mempengaruhi produksi ayam pedaging.

Ia memastikan tidak akan terjadi kelebihan produksi ayam pedaging menjelang perayaan Nyepi ini. Walaupun menghadapi risiko penyakit unggas, peternak umumnya sudah menyediakan pasokan ayam hidup yang stabil termasuk untuk memenuhi kebutuhan daging ayam memasuki perayaan Nyepi ini.

Peternak berharap, kondisi cuaca setelah perayaan Nyepi ini bisa makin membaik sehingga peternakan ayam pedaging di Bali bisa berproduksi maksimal. Ini tidak seperti pada masa pancaroba belakangan ini, perubahan cuaca yang cepat dari panas ke dingin membuat ayam mudah sakit sehingga peternak berpotensi mengalami kerugian.

Yahya menambahkan, dengan pasokan ayam stabil kemungkinan besar harga daging ayam di pasaran tidak mengalami lonjakan menjelang perayaan Nyepi ini. Masyarakat juga memiliki alternatif untuk membeli daging di luar daging ayam seperti daging babi, sapi dan daging lainnya. *kup

 


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost