06 Maret 2010     
Home
Berita Terkini

 

::Potensi
MDB Targetkan Kuasai 31 Persen Saham Newmont  
Mataram (BisnisBali) – PT Multi Daerah Bersaing (MDB) menargetkan, dapat menguasai 31 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) jatah divestasi hingga tahun 2011.

‘'Dari 31 persen saham jatah divestasi hingga 2011 itu nilainya melebihi 1,3 miliar dolar AS atau setara dengan sekitar Rp13 trilyun lebih (kurs Rp10 ribu/dolar AS)," kata Direktur Utama (Dirut) PT Daerah Maju Bersaing (DMB), Andi Hadianto, di Mataram, Jumat.

PT DMB merupakan perusahaan bersama tiga pemerintah daerah di NTB yakni Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumba dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). PT DMB dibentuk untuk menggandeng mitra investor PT Multicapital (anak usaha PT Bumi Resources Tbk), guna mengakuisisi saham PT NNT yang harus didivestasi sesuai perjanjian Kontrak Karya (KK).

PT DMB dan PT Multicapital kemudian membentuk perusahaan patungan yang diberi nama PT Multi Daerah Bersaing (MDB). Sampai akhir tahun 2009, PT MDB sudah menguasai 17 persen saham PT NNT setelah melakukan pembayaran tujuh persen saham divestasi jatah tahun 2008 sebesar 246.806.500 dolar AS atau sekitar Rp 2,5 trilyun pada tanggal 11 Desember 2009.

Sebelumnya, PT MDB membayar 10 persen saham jatah divestasi tahun 2006 dan 2007 sebesar 391 juta dolar AS atau setara dengan Rp 4,1 trilyun lebih, pada tanggal 16 Nopember 2009. Sementara pembayaran tujuh persen saham divestasi untuk jatah tahun 2009 yang nilainya mencapai 229.431.730 dolar AS atau sekitar Rp 2 trilyun akan dilakukan dalam pekan ini.

Dengan demikian, setelah pembayaran tujuh persen saham jatah divestasi tahun 2009 yang dijadwalkan dalam pekan ini maka nilai investasi PT MDB di PT NNT telah mencapai 866 juta dolar AS atau setara dengan sekitar Rp 8,6 trilyun. Hadianto mengatakan, PT MDB pun segera melakukan negosiasi pembelian tujuh persen saham PT NNT yang menjadi jatah divestasi tahun 2010, dan tujuh persen saham divestasi jatah tahun 2011 di masa mendatang.

Nilai saham jatah divestasi tahun 2010 dan 2010 diperkirakan masing-masing mencapai 229.431.730 dolar AS atau sekitar Rp 2 trilyun, sehingga totalnya mencapai Rp 4 trilyun. ‘'Nantinya nilai investasi PT MDB di Newmont mencapai 1,3 milyar dolar AS atau setara dengan sekitar sekitar Rp 13 trilyun lebih,'' ujarnya.

Seperti diketahui, PT NNT beroperasi berdasarkan Kontrak Karya (KK) yang ditandatangani pada tanggal 2 Desember 1986, namun tahapan konstruksi proyek Batu Hijau itu baru dimulai pada tahun 1996 dengan dana awal sebesar 1,8 milyar dolar AS.

PT NNT beroperasi penuh mulai Maret 2000 dan akan berakhir tahun 2020 mendatang.

Sampai tahun 2011 mendatang, kepemilikan saham perusahaan tambang itu akan mengalami perubahan yang cukup signifikan, karena pemerintah daerah di NTB beserta mitra investornya berhak atas 31 persen saham.

Sebelumnya, perusahaan tambang patungan itu 80 persen sahamnya dimiliki Nusa Tenggara Partnership, terdiri dari 45 persen saham milik Newmont Indonesia Limited (NIL) dan 35 persen milik Nusa Tenggara Mining Corporation), (NTMC) dan 20 persen PT Pukuafu Indah. *ant

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost