Mangupura (BisnisBali) – Miliki bentuk unik dengan tersedia ratusan model dan cara memasak yang bisa diolah beragam penyajian. Alasan tersebut, membuat macaroni menjadi bahan baku yang kian populer dan banyak dimanfaatkan para chef restoran sebagai sajian menu menarik sekarang ini.
”Bentuk food macaroni dan ukuran macaroni tersedia dalam ratusan model atau jenis. Begitu juga cara memasak atau menggunakan produk sejenis ini, tidak terhitung jumlahnya,” tutur Arif Budiman, chef salah satu restoran di Kuta, Jumat (5/3) kemarin.
Lebih lanjut, terangnya, meski sebagian besar macaroni hanya dibuat dari semolina dan air, tetapi macaroni dapat dibentuk yang menghasilkan berbagai variasi menarik pada masakan yang menggunakannya.
Beberapa produk macaroni yang terkenal antara lain macaroni schotel siku tumpul ( elbow macaroni ), spageti panjang, spageti siku tumpul makaroni schotel kulit kerang (tersedia dalam ukuran kecil, sedang maupun jumbo), vermicelli, mafalde, rigatoni, attuppatelli lisci, fusilli senza buco, mostacciolino, margherite (macaroni schotel datar), fusilli bucati dan banyak lagi jenis lain.
Jelas Arif, dari sekian banyak jenis macaroni yang ada, paling banyak dimanfaatkan adalah makaroni schotel siku tumpul dan spageti panjang (sekitar 25 – 30 cm). Katanya, bisanya kedua jenis macaroni tersebut diolah dengan memadupadankan dengan isian menarik lainnya, di antaranya sayur, krim keju, tuna panggang, pasta dan banyak lagi lainnya.
Makaroni, menurutnya, adalah produk pasta (produk makaroni) berbentuk tabung (mempunyai lubang di tengah) dengan diameter lebih dari 0,11 inci tetapi kurang dari 0,27 inci, sedangkan spageti adalah produk makaroni berbentuk tabung atau batang (tidak berlubang di tengah) dengan diameter antara 0,06 dan 0,11.
”Beragamnya jenis macaroni ini, sekaligus bisa menjadi peluang usaha menjanjikan. Sebab, masyarakat sendiri memang menyukai macaroni ini dalam beragam bentuk penyajian,” ujarnya.
Rini, pebisnis kuliner lainnya juga mengungkapkan hal sama. Kata dia, jenis macaroni yang cukup beragam, membuat pangsa pasar bahan baku makanan ini bisa masuk ke berbagai kalangan, anak-anak maupun kalangan dewasa.
Lanjutnya, bagi kalangan anak-anak, olahan macaroni ini banyak dikemas dengan cara di goreng, sangat pas sebagai camilan dengan harga jual yang relatif terjangkau. *man