06 Maret 2010     
Home
Berita Terkini

 

Agro & Hobi
Produksi Susu Sapi Perah terus Meningkat

Surabaya (BisnisBali) – Koperasi Sinau Andandani Ekonomi (SAE) Pujon, Batu, Kabupaten Malang berhasil meningkatkan produksi susu sapi perah rata-rata 99 ribu liter per hari. Dibandingkan produksi tahun 1999, yang hanya 55 ribu liter per hari, kenaikannya hampir 100 persen.

Ketua Koperasi SAE Pujon, Abdi Suwasono, belum lama ini mengatakan, produksi susu perah tersebut, sekitar 96 persen dikonsumsi oleh PT Nestle Indonesia, dengan harga susu perah grade 1 mencapai harga Rp 3.900 per liter. “Sisa empat persen kita jual ke ritel, dan dikemas dalam bentuk gelasan,” katanya.

Abdi mengaku, jika penjualan susu sapi perah selama ini telah memberikan kontribusi pendapatan Rp 130 milyar di tahun lalu. Sementara total pendapatan Koperasi SAE Pujon tahun 2009 sebesar Rp 173 milyar.

“Selain penjualan susu sapi perah, kami juga mempunyai unit usaha lain seperti waserda (warung serba ada), simpan pinjam, balai pengobatan dan rumah bersalin, serta pemeliharaan sapi,” katanya.

Sementara itu, Section Head Dairy Development Kejayan Factory PT Nestle Indonesia, Priatmoko mengatakan, jika Koperasi SAE Pujon diproyeksikan tahun 2011 memasok susu sapi perah sebanyak 114 ribu liter.
”Kami bekerja sama dengan 30 ribu peternak sapi di Jatim, melalui sekitar 30 koperasi. Selain Koperasi SAE, juga ada koperasi-koperasi lain di daerah,” ungkapnya.

Saat ini Nestle membutuhkan susu sapi perah sekitar 600 ribu liter per hari dari peternak yang menjadi mitranya. Tahun ini diharapkan pasokan susu sapi perah meningkat menjadi 645 ribu liter per hari. Sementara kebutuhan susu tersebut baru bisa dipenuhi 45 persen oleh peternak yang menjadi mitra Nestle di Jatim. Sisanya masih harus diimpor dari Selandia Baru dan negara lainnya. *ton

 

 


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost