10 November 2009    
Home
Berita Terkini

 

Mobil Kuno Jadi Sarana Investasi Menarik

Denpasar (BisnisBali) – Siapa yang tak kenal mobil kuno atau klasik? Bagi sebagian orang, mobil-mobil lawas ini memiliki nilai yang tak terhingga. Bahkan, banyak dari mereka yang menjadikannya sebagai salah satu sarana investasi yang menarik. Karena selain bisa menyalurkan hobi, juga bisa mendatangkan uang.

Ketua Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Cabang Bali, Jos Dharmawan, Senin (9/11) kemarin mengatakan, saat ini keberadaan mobil kuno khususnya di Bali dan Indonesia pada umumnya memang terbilang sangat banyak. Untuk itu sangat besar peluang bagi siapa saja yang berniat untuk mengoleksi dan menjadikan mobil kuno sebagai salah satu sarana investasi.

“Jumlah mobil kuno di Indonesia terbilang cukup banyak dibandingkan negara-negara lain. Siapa pun bisa mengoleksinya, agar kelestarian dan nilai sejarah yang dimiliki mobil kuno tetap terjaga,” katanya.

Dari segi harga, mobil kuno memang tak kalah mahal dibandingkan mobil baru. Bahkan, beberapa di antaranya mampu menyentuh nilai hingga ratusan juta rupiah. Selain itu, karena namanya mobil kuno, bukan berarti tidak memiliki kemampuan melibas jalanan, asalkan dirawat dengan baik mobil kuno pun bisa menyaingi kecepatan mobil baru, karena kapasitas mesin mobil kuno sebagaian besar ber-cc besar antara 2.500 cc – 3.000 cc.

Menurut Jos, mobil masuk ke dalam kategori kuno jika mobil tersebut sudah berusia 40 tahun lebih dan masih layak operasi. Bahkan, untuk menumbuhkan minat masyarakat terhadap mobil kuno PPMKI berencana menyelenggarakan pameran mobil klasik yang bertaraf internasional, yang akan berlangsung pada 12 - 15 November 2009 yang bertempat di Amphitheatre, Discovery Shopping Mall. Kegiatan ini juga dilakukan untuk menyambut HUT ke-30 PPMKI.

Menariknya, mobil kuno sebagai sarana investasi juga dibenarkan Robert Permadi, perwakilan dari pengurus PPMKI pusat. Ia mengatakan, saat ini Indonesia memiliki peringkat tiga besar di Asia Tenggara dan Australia, sebagai negara dengan jumlah mobil kuno terbanyak setelah India dan Australia.

“Banyaknya jumlah mobil kuno di Indonesia seharusnya bisa dimanfaatkan untuk dijadikan ladang investasi, mengingat jumlah penggemarnya sangat banyak,” katanya. *ade

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost