22 September 2008  
Home
Berita Terkini

 

Denpasar Rancang ”Kampus”UKM Dilengkapi Hot Spot
Denpasar (BisnisBali) – Usaha kecil dan menengah (UKM) yang selama ini menjadi salah satu sektor penggerak perekonomian Denpasar, akan diprioritaskan.

Salah satu upaya yang akan dibangun Pemkot Denpasar dalam memberikan perhatian pada sektor UKM adalah adanya inkubator bisnis (inbis). Inbis yang akan menjadi ”kampusnya” para pelaku UKM ini akan diselenggarakan di Pasar Kumbasari lantai V.

Plt. Kepala Dinas Disperindag Kota Denpasar, Drs. I Wayan Gatra, dalam waktu dekat ini inbis akan hadir di Pasar Kumbasari. Inbis merupakan salah satu sarana bagi pelaku UKM maupun masyarakat yang ingin menjadi pengusaha untuk belajar.

’’Sebagai tempat belajar bagi pelaku UKM maupun masyarakat yang ingin menjadi pengusaha, mereka bisa mendapatkan berbagai hal tentang dunia usaha. Di tempat ini pula akan digelar pelatihan-pelatihan secara berkesimbanngan,’’ ujarnya, di Denpasar, belum lama ini.

Untuk memasyarakat internet di kalangan UKM, kata Gatra, di inbis ini akan dilengkapi hot spot. Dengan fasilitas seperti itu, pelaku UKM dapat mengakses internet secara bebas di tempat ini. Sementara bagi masyarakat maupun melaku UKM yang masih panasaran dengan dunia maya tersebut, dapat mengikuti pelatihan internet di inbis ini.

’’Dengan internet, pelaku UKM dapat mengakses berbagai informasi yang diperlukan, baik menyangkut peluang pasar, tren produk, pasokan material industri maupun informasi lain yang berkaitan dengan dunia usaha,’’ terangnya.

Pemkot Denpasar, kata Gatra, sudah menyadari pentingnya peran internet dalam memajukan usaha. Terkait dengan hal ini, tahun yang lalu telah dilakukan launching e-commerce. Kemudian dilakukan pelatihan-pelatihan internet kepada pelaku UMKM se-Kota Denpasar.

Belum lama ini bekerja sama dengan Sabha Yowana Kota Denpasar dan Badan Eksekutif Mahasiswa Ekonomi Universitas Udayana, juga diselenggarakan pelatihan internet.

’’Dalam waktu dekat ini, kita akan kembali melakukan sosialiasi manfaat internet pada pelaku UMKM di Kota Denpasar. Sarana yang sudah di-launching setahun lalu, juga sudah bisa dimanfaatkan pelaku UMKM dalam memajang produk-produknya,’’ ujar Gatra.

Di samping tempat belajar, kata Gatra, para pelaku UKM juga bisa mendapatkan pendampingan. Sebab inbis memang dirancang sebagai tempat pelatihan, pendampingan dan sarana dalam melakukan riset pasar.

’’Diharapkan pengusaha maupun masyarakat yang ingin membangun usaha, dapat belajar atau meningkatkan usahanya di tempat ini. Mereka juga akan mendapatkan pendampingan untuk mengajukan kredit tanpa agunan (KTA),’’ ujarnya. *nat
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost