22 September 2008  
Home
Berita Terkini

 

Gema Perdamaian 2008, Libatkan 10.000 Orang
Denpasar (BisnisBali) - Diperkirakan 10.000 orang akan terlibat dalam Gema Perdamaian 2008 yang akan digelar 12 Oktober mendatang di Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Gema Perdamaian menjadi momentum penting untuk menunjukan Bali sebagai destinasi yang memancarkan kedamaian ke seluruh dunia.

"Tahun ini kita perkirakan Gema Perdamaian diikuti sekitar 10.000 orang," ungkap Ketua Panitia Gema Perdamaian 2008, Sudiarta Indrajaya, akhir pekan lalu di Media Centre.

Menurutnya, pelaksanaan even ini bertepatan dengan tragedi kemanusiaan bom Bali, 12 Oktober 2002. Ia menegaskan Gema Perdamaian bukan untuk memperingati tragedi yang menelan 202 korban meninggal.

Menurutnya, Gema Perdamaian "Love and Peace" 2008 adalah salah satu kegiatan yang cukup penting, untuk menunjukan negeri ini cinta damai. "Kita tunjukan Bali sebagai pemancar kedamian ke seluruh dunia," tandasnya. Bom Bali 2002 lalu tidak membuat masyarakat Bali anarkis. Bali tetap Shanti kendati ada orang yang melukai perasaan orang Bali.

Pada 12 Oktober 2003, Mantan Perdana Menteri Australia, John Howar beserta 1.000 orang korban dan keluarga korba bom Bali 2002 untuk berdoa di Bali. "Orang dari luar mau datang berdoa, masa kita tidak," imbuhnya.

Sebagai salah satu acara penting, pihaknya berupaya untuk melibatkan sejumlah tokoh intenasional. "Kita berharap acara ini nantinya bisa melibatkan tokoh internasional, seperti Sekjen PBB, Dalaylama dan sejumlah tokoh penting lain," harapnya. Tahun ini gema perdamaian memasuki agenda tahun keenam. *wid

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost