22 September 2008  
Home
Berita Terkini

 

Semangat Puputan Badung Perkokoh Kebersamaan
Denpasar (BisnisBali) – Peringatan sejarah Puputan Badung ke-102 dilaksanakan dalam sebuah apel peringatan di Lapangan Puputan Badung, Sabtu (20/9) lalu. Selaku Pembina Upacara Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Upacara tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Bali IB Suryatmaja, Wagub AA Puspayoga, Bupati Badung AA Gde Agung, Ketua DPRD Badung I Gede Adnyana, Sekkot Denpasar, tokoh puri, veteran, DPRD, pejabat, pegawai di lingkungan Pemkab Badung dan Kota Denpasar.

Upacara diawali dengan pembacaan Sejarah Puputan Badung. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya menekankan, Puputan Badung 20 September tahun 1906 merupakan peristiwa heroik bagi raja dan seluruh rakyat Badung dalam membela kebenaran dan keadilan serta membela harkat dan martabat Kerajaan Badung dari cengkraman penjajahan Belanda dalam sebuah perang Puputan Badung.

Perjuangan tersebut patut dijadikan teladan oleh semua komponen masyarakat pada era sekarang ini. Semangat dari peristiwa tersebut dapat memperkokoh kebersamaan dalam rangka mewujudkan Bali yang maju aman damai dan sejahtera.

Sejalan dengan hal tersebut, maka sangatlah tepat tema yang diangkat dalam peringatan saat ini yaitu “Melalui peringatan Puputan Badung ke-102 tahun 2008, kita perkokoh semangat kebersamaan untuk mewujudkan Bali yang Shanti dan Jagadhita”.

Gubernur menambahkan, semangat dan nilai perjuangan tersebut masih sangat relevan dengan konsep perjuangan masyarakat Bali saat ini yaitu untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka mengisi pembangunan yang diprioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Hendaknya menjadi tugas kita bersama melaksanakan pembangunan tersebut dengan sebaik-baiknya,” kata Gubernur.

Usai upacara peringatan, Gubernur bersama Bupati Badung, DPRD Propinsi dan Sekkot Denpasar melakukan pemotongan tumpeng yang selanjutnya diserahkan kepada empat penglingsir puri di antaranya Penglingsir Puri Agung Denpasar, Pemecutan, Kesiman dan Puri Ageng Mengwi.

Selain itu Gubernur juga menyerahkan piala keris Puputan Badung kepada juara umum gerak jalan Puputan Badung tahun 2008 masing-masing untuk juara umum putra diraih SMP PGRI 1 Denpasar dan juara umum putri diraih SMPN 1 Petang.

Gubernur juga menyerahkan penghargaan Kerti Budaya kepada tokoh seniman dan sekaa gong di antaranya kepada I Wayan Jigra (alm) (seni ukir), I Gst. Ngr. Jelantik (seni patung), I Wayan Mandra (seni pedalangan), Ida Ayu Sugi (seni tari), Wayan Doble (alm) (seni kerajinan), IA Gede Oka Suati (seni lukis), Wayan Teling (seni kerawitan), AA Gede Kepakisan (seni lukis), Wayan Kecung (seni kerawitan), Ketut Kasub (seni lukis), Desak Made Suarti Laksmi (seni kerawitan), Nyoman Manik Suryani (seni tari), gong kebyar dewasa Sanggar Ketug Bumi dan gong kebyar anak-anak Dharma Satya Budaya (seni perkumpulan). *

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost