22 September 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
Pola Makan Salah, Pemicu Asam Urat

Denpasar (BisnisBali) – Memilih makanan yang salah, bisa memicu kambuhnya penyakit asam urat. Penderita asam urat sebaiknya menghindari jenis makanan pemicu seperti sea food dan jenis kacang-kacangan, selain mengontrol pola makan.

“Penyakit asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi dan tendon yang disebabkan timbunan kristal urat. Penyakit asam urat sendiri bisa menyerang semua golongan masyarakat.

Terutama bagi mereka yang salah dalam mengatur pola makan yaitu sering mengonsumsi kepiting, udang, dan tiram yang kerap menjadi sajian utama di restoran maupun rumah makan sea food,” ungkap dosen Jurusan Food Quality Control Gizi Politeknik Kesehatan Denpasar, Ni Putu Agustini, S.KM., M.Si., Minggu (21/9) kemarin.

Ia mengatakan, penyebab penyakit asam urat dibedakan menjadi dua yakni penyakit gout primer dan penyakit gout sekunder. Penyebab gout primer ini diduga berkaitan dengan kombinasi faktor genetik dan faktor hormonal yang menyebabkan gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.

Sementara penyakit gout sekunder disebabkan antara lain, meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi.

“Purin adalah salah satu senyawa basa organik yang menyusun asam nukleat, asam inti dari sel dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk protein.

Penderita asam urat sebaiknya mengurangi makanan yang mengandung senyawa purin seperti sayur bayam, kangkung, jamur, melinjo, daging, sarden, jeroan, kepiting, tiram, udang, dan kacang tanah yang banyak digunakan pada olahan sea food. Kalau ingin makan, sebaiknya jangan banyak-banyak,” katanya.

Selain mengontrol jenis makanan yang dikonsumsi, penderita asam urat sebaiknya juga minum air dalam jumlah yang banyak (2 liter atau lebih tiap hari), karena akan membantu pembuangan urat dan meminimalkan pengendapan urat dalam saluran kemih. Bila perlu ditambah diet rendah purin dan diet untuk menurunkan berat badan pada penderita yang kegemukan. *pwt



  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost