Denpasar (BisnisBali) – Memilih
makanan yang salah, bisa memicu kambuhnya penyakit asam
urat. Penderita asam urat sebaiknya menghindari jenis makanan
pemicu seperti sea food dan jenis kacang-kacangan, selain
mengontrol pola makan.
“Penyakit asam urat adalah penyakit yang menyerang
sendi dan tendon yang disebabkan timbunan kristal urat.
Penyakit asam urat sendiri bisa menyerang semua golongan
masyarakat.
Terutama bagi mereka yang salah dalam mengatur pola makan
yaitu sering mengonsumsi kepiting, udang, dan tiram yang
kerap menjadi sajian utama di restoran maupun rumah makan
sea food,” ungkap dosen Jurusan Food Quality Control
Gizi Politeknik Kesehatan Denpasar, Ni Putu Agustini, S.KM.,
M.Si., Minggu (21/9) kemarin.
Ia mengatakan, penyebab penyakit asam urat dibedakan menjadi
dua yakni penyakit gout primer dan penyakit gout sekunder.
Penyebab gout primer ini diduga berkaitan dengan kombinasi
faktor genetik dan faktor hormonal yang menyebabkan gangguan
metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi
asam urat atau bisa juga diakibatkan karena berkurangnya
pengeluaran asam urat dari tubuh.
Sementara penyakit gout sekunder disebabkan antara lain,
meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengonsumsi
makanan dengan kadar purin yang tinggi.
“Purin adalah salah satu senyawa basa organik yang
menyusun asam nukleat, asam inti dari sel dan termasuk dalam
kelompok asam amino, unsur pembentuk protein.
Penderita asam urat sebaiknya mengurangi makanan yang mengandung
senyawa purin seperti sayur bayam, kangkung, jamur, melinjo,
daging, sarden, jeroan, kepiting, tiram, udang, dan kacang
tanah yang banyak digunakan pada olahan sea food. Kalau
ingin makan, sebaiknya jangan banyak-banyak,” katanya.
Selain mengontrol jenis makanan yang dikonsumsi, penderita
asam urat sebaiknya juga minum air dalam jumlah yang banyak
(2 liter atau lebih tiap hari), karena akan membantu pembuangan
urat dan meminimalkan pengendapan urat dalam saluran kemih.
Bila perlu ditambah diet rendah purin dan diet untuk menurunkan
berat badan pada penderita yang kegemukan. *pwt
|