22 September 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
Bisnis Kue tak harus Bermodal Besar

Denpasar (BisnisBali) – Dalam berbisnis kue, tak selalu harus bermodal besar. Dengan modal yang terbatas dan didukung dengan hobi, bisnis ini sudah bisa dijalankan.

“Bisnis kue ini tidak perlu modal besar. Bisnis ini bisa dilakukan semua orang, karena bisa dipelajari sebelumnya,” kata Vera Setaningsih, pebisnis kue di Denpasar, Minggu (21/9) kemarin.

Ia mengatakan, sebagai penentu dalam bisnis kue adalah karena hobi. Sementara sisanya adalah modal dan cara pengaturan manajemen usaha yang baik.

Menurut Vera, alasan kenapa hobi jadi syarat mutlak usaha kue, karena pertimbangan dengan hobi tersebut biasanya akan memacu orang untuk terus berkreasi, baik dari segi rasa dan tampilan kue agar menghasilkan sajian yang lebih baik dari sebelumnya.

Nantinya keinginan berkreasi inilah yang akan menentukan kelangsungan usaha, mengingat kecenderungan perilaku pasar juga selalu menginginkan sesuatu yang baru.

“Karena hobi, tentunya bukan menjadi beban bagi pebisnis. Namun sebaliknya, menjadi kepuasan tersendiri, terlebih bila kreasi kue yang dihasilkan diminati pasar,” ujarnya.

Vera yang telah memulai usaha kue sejak tiga tahun lalu memaparkan, mengawali usaha hanya dengan bermodalkan peralatan oven, cetakan, loyang, mixer, bahan kue dan toples yang semua itu nilainya berkisar Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu. Meski begitu, hal itu sudah mampu menjalankan usaha kue hingga kini.

Hal senada juga diungkapkan Nanik Wijaya, pelaku usaha sejenis lainnya. Ia mengatakan, hobi bisa menjadi awal untuk memulai usaha di bidang penganan. Sementara agar kue yang ditawarkan ke pasaran bisa diminati, sebaiknya perlu mengikuti tren jenis kue terbaru.

Pertimbangannya, meski salah satu tren kue sedang marak, namun bentuk seperti jenis nastar dan kastengel dalam bentuk konvensional masih juga dicari terutama kalangan menengah ke bawah yang tidak terlalu memperhatikan soal bentuk dan rasa karena terpenting harganya murah.

“Bagi pemula, strategi yang paling jitu untuk pemasaran adalah promosi langsung ke calon konsumen. Tentu saja inovasi dari sisi rasa dan kualitas kue tetap harus dijaga,” katanya. *man


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost