22 September 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
Musim Panas, Penjualan Es Meningkat
Denpasar (BisnisBali) – Momen bulan puasa di musim panas seperti ini, membuat minuman dari berbagai macam es menjadi menu yang sangat menarik dan dibutuhkan konsumen.

Pedagang berbagai macam es, Handi, Minggu (21/9) kemarin mengatakan, tidak hanya yang berpuasa menjadi konsumen setia berbagai jenis es saat ini, tapi masyarakat umum juga banyak.

“Cuaca panas, hidangan berbagai jenis es yang menarik dan harga relatif terjangkau menjadi faktor utama penjualan saat ini. Mulai dari es campur, es buah, aneka jus, es kolak, es blewah dan lainnya merupakan menu andalan saat ini,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, rata-rata harga satu porsi beragam es ini Rp 2.000 hingga Rp 5.000. Tidak sedikit pedagang es yang mencoba keberuntungan di bulan puasa dan musim panas dengan menjual berbagai macam es dalam kemasan gelas plastik maupun bungkusan biasa.

Menurut Handi, semua jenis es memiliki peminat yang sama banyak. Tidak ada satu jenis es yang penjualannya lebih banyak dibandingkan jenis es lainnya. Musim berbagai jenis buah-buahan, sangat mendukung ketersediaan bahan baku es ini. Harga buah-buahan tidak terlalu mahal membuat harga jual es relatif murah.

Ditanya mengenai omzet penjualan momen puasa ini, Handi tidak bersedia menyebut nominalnya. “Yang jelas penjualan bisa meningkat hingga 50 persen lebih dalam sehari dibandingkan hari-hari biasanya,” katanya.

Pedagang berbagai jenis es lainnya, Widiani mengatakan, tidak hanya karena bulan puasa tapi juga cuaca yang panas sangat mendukung permintaan berbagai jenis es saat ini.

“Rasanya yang segar, manis dan nikmat membuat es ini selalu diminati konsumen. Campuran buah-buahan, dawet, susu, kelapa muda, agar-agar, cincau dan lainnya rata-rata disukai semua orang,” katanya.

Bahan-bahan es buah dan jus buah yang segar serta jauh dari bahan pewarna maupun pengawet menjadi alasan utama kenikmatan es ini. Es pun menjadi minuman sehat karena dibuat dari bahan segar. Jenis es yang ditawarkan seperti es mutiara, es puding, es cendol, es buah dan lainnya.

Widiani mengakui, adanya peningkatan penjualan selama puasa ini, karena iklim sendiri selalu panas sehingga di hari biasa berbagai jenis es banyak peminatnya. Di samping itu, harga jual yang relatif terjangkau dari Rp 2.000 hingga Rp 4.000 per porsi juga menjadi faktor pendukung penjualan. *rya


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost