22 September 2008  
Home
Berita Terkini

 

Lebih 1,5 Juta Pohon Buah Terserang OPT
Jakarta (BisnisBali) – Departemen Pertanian mengungkapkan selama Januari-Juli 2008 lebih dari 1,5 juta pohon/rumpun buah-buahan terkena serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).

Direktur Perlindungan Tanaman Ditjen Hortikultura Deptan, Sukirno di Jakarta, Minggu mengatakan, pohon buah-buahan yang masuk komoditas unggulan hortikultura itu meliputi jeruk, mangga, pisang, manggis dan durian.

"Jenis-jenis OPT yang menyerang buah-buah tersebut seperti lalat buah, kutu daun, wereng daun, penggerek ranting, bercak daun, ataupun layu bakteri," katanya

Dari 1,58 juta pohon buah-buahan yang terserang OPT selama Januari-Juli 2008 itu, terbanyak pada pisang yakni 1,08 juta rumpun, jeruk 329.083 pohon, mangga 152.242 pohon, durin, 9.388 pohon dan manggis 2.873 pohon.

Sementara itu luas serangan OPT pada tanaman buah selama lima tahun terakhir yakni 2003-2007 tercatat mencapai 10,40 juta pohon/rumpun. Selain tanaman buah-buahan, Ditjen Hortikultura juga mencatat luas serangan OPT pada tanaman sayuran selama semester I 2008 mencapai 9.830 hektar (ha).

Menurut Sukirno, jenis OPT pada tanaman sayuran diantaranya, virus keriting, kutu daun persik, virus kuning, penggerek daun, ulat daun, lalat krap, busuk basah daun, lalat buah dan ulat bawang.

Tanaman utama sayuran yang terkena serangan hama dan penyakit tersebut yakni cabai 2.521 ha, bawang merah 280 ha, kubis 1.023 ha, kentang 529 ha dan tertinggi pada tomat yakni 5.241 ha.

Luas serangan OPT pada tanaman buah selama 2003-2007 tercatat 81.460 ha yang mana tomat masih berada paling atas yakni mencapai 42.748 ha, kemudian cabai 18.127 ha.

Menyinggung upaya perlindungan tanaman yang telah dilakukan Deptan untuk mengantisipasi serangan OPT pada tanaman buah dan sayur, Sukirno mengatakan diantaranya survaillance, melakukan peringatan dini kepada petani dan rekomendasi pengendalian.

Selain itu juga pelaksanaan program Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) yang mana untuk tahun ini dilaksanakan di 11 propinsi atau 41 kabupaten/kota sebanyak 172 unit.
*ant
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost