Denpasar (BisnisBali) – Kelompok Muda Mandiri,
Desa Pancasari, Buleleng yang pada awalnya menanam stroberi,
saat ini beralih menanam paprika sebagai salah satu komoditi
unggulan. Demikian diungkapkan Ketut Wiriantara, bagian pemasaran
kelompok tersebut, saat dihubungi BisnisBali beberapa waktu
lalu.
Dikatakan, beralihnya petani dari menanam stroberi ke paprika,
dikarenakan harga stroberi di pasaran tidak terlalu bagus.
“Harga stroberi yang ditanam dengan sistem pertanian
organik yang kita gunakan, hampir sama dengan harga stroberi
dengan sistem tanam biasa,” ujarnya.
Oleh karena itu anggota kelompok tani yang jumlahnya 12 orang
ini beralih menanam paprika. Namun, tidak meninggalkan begitu
saja komoditi stroberi.
“Tanaman itu tetap ditanam oleh kelompok, namun tak
banyak,” ujarnya. Di samping itu juga, ditambahkan selain
paprika dan stroberi, kelompok ini juga menanam berbagai macam
sayuran seperti kol, sawi, wortel, sayur hijau dan lainnya
sebagai sampingan.
Dijelaskan, paprika selama ini ditanam dalam rumah kaca. Sepuluh
rumah kaca yang ada sudah dimanfatkan untuk menanam paprika,
baik itu paprika merah, kuning serta hijau dan dirasakan cukup
berhasil.
Lebih jauh dijelaskan, hasil produksi paprika kelompok ini
merupakan paprika kualitas super dengan berat rata-rata 300
gram per buah dengan ketebalan lebih dari 0,5 cm. Dalam satu
minggu hasil panen untuk paprika super bisa mencapai 3 hingga
4 kuintal.
Mengenai pemasarannya, pihaknya selama ini menggunakan internet.
Dengan mengakses internet pihaknya mencoba memasarkan paprika
ke beberapa pemasok.
Ternyata dari internet tersebut, pihaknya bertemu dengan penyalur
buah-buahan serta sayur-sayuran segar ke hotel serta restoran
yang ada di Bali dan juga didatangi oleh beberapa usaha pemasok
paprika. Permintaanya pun mencapai 1 hingga 1,5 ton per minggu.
Namun, pihaknya belum mampu memenuhi permintaan pasar tersebut.
“Kapasitas produksi kelompok kami belum sanggup memenuhi
permintaan mereka, namun kami akan berusaha memenuhinya,”
ujarnya.
Disingung mengenai harga, ditambahkan di pasaran saat ini
harga paprika berkisar Rp 10 ribu hingga Rp 22 ribu per kg.
*dwi
|