04 Agustus 2008  
Home
Berita Terkini

 

Kerajinan Gantungan Kunci Laris di Pasal Lokal
Gianyar (BisnisBali) - Produk kerajinan cenderamata berupa gantungan kunci sampai saat ini masih diminati konsumen. Terbukti permintaan terhadap kerajinan tersebut lumayan banyak jumlahnya tiap bulan.

Terutama ketika jumlah kunjungan wisatawan domestik sedang membludak. Rata-rata laku 200 pcs per hari. Aneka gantungan kunci itu pun dibuat dari aneka bahan baku yang menarik. Mulai dari kulit, kayu dan lain-lain yang bentuknya juga beraneka ragam.

‘’Gantungan kunci, salah satu produk kerajinan untuk oleh-oleh yang cukup diminati konsumen. Bentuknya pun ada bermacam-macam. Seperti papan serving, gitar, sandal, bintang, jantung dan lain-lain,’’ terang Ni Wayan Istiari, perajin di Batuan Sukawati, belum lama ini.

Dituturkan, kerajinan tersebut disukai wisatawan domestik yang sedang pelesiran di daerah ini. Dengan harga mulai Rp 2.500 per pcs, satu orang wisatawan bisa membeli paling sedikit 10 pcs untuk dibawa pulang ke daerah asalnya sebagai oleh-oleh dari Bali.

Papan selancar (serving) salah satu kerajinan oleh-oleh yang paling disukai pasar. Selain bentuknya yang unik, nilai jualnya juga bersaing dengan kerajinan sejenis yang dibuat dari bahan lain. Bahkan, gantungan kunci dari kulit bentuk pewayangan (aneka wayang) yang nilai jualnya di atas Rp 5.000 per pcs juga digandrungi konsumen lokal.

Desak Putu Sukerti, pedagang aneka produk cendramata lainnya, di pasar seni Sukawati juga mengakui, selama musim libur sekolah yang dibarengi dengan ramainya jumlah kunjungan wisatawan domestik, membuat permintaan kerajinan kunci juga banyak.

Sehingga pihaknya memperoleh penghasilan yang lumayan banyak. Pembelinya sebagian besar anak-anak sekolah untuk oleh-oleh. Sementara orang tua jarang membeli mata dagangan kerajinan itu. Gantungan kunci itu, juga diminati wisatawan mancanegara. Hanya saja volumenya tidak sebanyak permintaan dari pasar dalam negeri.

‘’Karena wisatawan lokal saat ini sedang sepi, sekaligus permintaannya juga lesu,’’ demikian Sukerti. *mur
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost