Sanur (BisnisBali) - Sekitar 550 orang dari industri
pariwisata di Sanur melakukan ‘’Sanur Beach Clean-up
Campaign 2008’’. Kegiatan ini merupakan bagian
menjelang Sanur Village Festival (SVF) ke-3. Sejumlah wisman
pun ikut serta upaya menjaga Pantai Sanur tetap bersih.
Nurcahyadhi, Koordinator ‘’Sanur Beach Clean-up
Campaign 2008’’, Sabtu (2/8) lalu mengatakan tujuan
utama kegiatan pembersihan pantai ini sebagai upaya edukasi
untuk menjaga kebersihan lingkungan khususnya pantai.
"Ini sebagai edukasi dan bentuk kontribusi dari industri
kepada lingkungan," katanya. Selain dari industri, pihak
panitia juga melibatkan sejumlah sekolah yang ada di Sanur.
"Sekitar 550 orang terlibat dalam Sanur Beach Clean-up
Campaign 2008 dari hotel, restoran, art-shop serta anak sekolah,"
katanya. Sepanjang garis pantai dari Pantai Matahari Terbit
sampai Pantai Mertasari dibagi menjadi 3 zone. Sampah yang
dipungut dipisahkan sesuai bahan dan karakternya.
Ketua Panitia (SVF) Ida Bagus Sidartha Putra, menyatakan ‘’Sanur
Beach Clean-up Campaign 2008‘’ sebagai perwujudan
Going Green sesuai tema SVF 2008. "SVF tahun ini mengusung
lingkungan, dan ini adalah salah satu bentuk perwujudan going
green," katanya. Dikatakan, SVF sebagai even tahunan
didesain untuk promosi pariwisata dengan mengangkat lokal
genius.
Jeff Bost pria asal Australia yang ikut terlibat dalam kegiatan
tersebut mengaku senang dan bangga ikut dalam pembersihan
pantai. "Ini luar biasa, saya sangat bangga dengan Bali,"
katanya.
Keterlibatannya kali ini merupakan yang pertama dalam ‘’Sanur
Beach Clean-up Campaign 2008’’ sehubungan SVF.
Kegiatan ini mengingatkan dirinya dengan apa yang dilakukan
oleh anak-anak sekalah di Australia dalam menjaga lingkungan.
*wid
|