Tajuk:
TINGKAT kematian Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terutama
pada tiga tahun pertama relatif tinggi. Terutama dalam tiga
tahun pertama rata-rata sekitar 50-60 persen. Namun setelah
tiga tahun, tingkat kematian UKM menurun menjadi 30-40 persen.
Telah terjadi fenomena baru, UKM-UKM bermunculan setiap saat
dalam jumlah yang semakin meningkat. Salah satunya berkat
berbagai fasilitas yang diusahakan oleh pemerintah. Akan tetapi
kehadiran mereka perlu mendapat pembinaan dan pendampingan
usaha agar bisa melewati masa kritis dari pembangunan usahanya
itu.
Wacana Guru Besar Ekonomi Unpad, Prof. Dr. Yuyun Wirasasmita
(Ant, 1/8) menarik disimak. Untuk mengatasi kondisi itu, pendampingan
kita juga rasakan sangat penting. Beberapa studi menunjukkan
tingkat kematian perusahaan menurun melalui pembinaan dan
pendampingan yang intensif.
Pendampingan yang ideal dimulai dari pengidentifikasian peluang,
start up dan depelopment dengan materi; meliputi sifat kewirausahaan,
keterampilan bisnis dan pengetahuan teknis berdasarkan jenis
usaha.
Pengidentifikasian peluang sangat menentukan dan menjadi tahap
inkubasi. Jarak antara peluang dan start up merupakan valley
of death atau lembah kematian bagi wirausaha.
Pembinaan dalam tahap inkubasi itu harus dimatangkan meliputi
penelitian pasar, produk atau jasa, aspek legal, keterampilan
bisnis dan rencana usaha. Dalam tahapan start up perlu diperhatikan
strategi pembiayaan, strategi pemasaran, strategi lokasi,
people skills atau keterampilan berinteraksi dengan manusia.
Termasuk di dalamnya kemampuan memilih mitra bisnis, pendelegasian,
jejaring kerja, keterampilan bernegosiasi dan kemampuan manajemen
internal.
Sedangkan dalam tahap development, perlu penguatan karakteristik
kewirausahaan, manajemen aset yang berharga, manajemen formal,
sistem pengawasan serta informasi dan desain organisasi. Secara
keseluruhan lembaga pendamping berfungsi membantu kelahiran
perusahaan baru yang berwawasan kewirausahaan.
Pendamping bisnis juga memfasilitasi akses UKM kepada pasar
tenaga kerja, keuangan, teknologi dan pasar sehingga perusahaan
bisa melewati tahapan krisis pada inkubasi, start up dan development.
Bahwa tanggungjawab pemerintah begitu besar dalam upaya mengeleminasi
aneka
tantangan UKM-UKM bermunculan setiap saat dalam jumlah yang
semakin meningkat. Harapan kita, pembinaan dan pendampingan
agar UKM bisa melewati masa kritis itu bukan hanya sekadar
dijadikan “obyekan” proyek.
Sentil:
Tingkat kematian UKM tiga tahun pertama relatif tinggi.
- Jadi kelinci percobaan.
Terjadi fenomena baru, UKM-UKM muncul setiap saat.
- Patah tumbuh berganti.