Denpasar (BisnisBali) – Keberadaan telepon
selular (ponsel) saat ini bukan sekadar alat komunikasi ataupun
sekadar untuk mengirim short massage service (SMS). Fungsi
ponsel saat ini telah berkembang jauh.
Salah satunya adalah sebagai media transaksi mobile banking
(M-Banking). Sekitar 25 persen pengguna ponsel dari masing-masing
operator selular menggunakan fasilitas M-Banking dalam bertransaksi
saat ini.
’’Jumlah pelanggan Indosat Bali-Nusra yang telah
aktif menggunakan transaksi melalui ponsel sekitar 25 persen
dari total jumlah pelanggan kami yang sekitar 500.000 orang.
Kami prediksi pengguna fasilitas ini makin tumbuh dan berkembang
di Bali,'' ujar Head Of Denpasar Branch Indosat, M. Arif Junaedi,
Sabtu (2/8) lalu.
Lanjut dia, makin lama para pelanggan selular kian mengerti
fitur-fitur serta fasilitas yang ada dalam ponselnya, termasuk
fasilitas M-Banking. Namun yang lebih penting lagi, kata dia,
adalah masyarakat mulai percaya terhadap transaksi melalui
ponsel sehingga lebih efektif dan efisien. Sejak diluncurkannya
beberapa tahun lalu, tampak tren peningkatan penggunaan transaksi
melalui ponsel cukup tinggi.
Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan yang mulai terbentuk
dalam masyarakat terhadap transaksi melalui ponsel. ‘’Transaksi
ini sangat aman dan mudah dilakukan. Menurut penelitian, transaksi
melalui ponsel jauh lebih aman daripada transaksi melalui
internet,'' terangnya.
Selain dari segi keamanan, transaksi M-Banking juga menawarkan
keuntungan lain dari segi kecepatan bertransaksi. Masyarakat
tidak lagi harus antre di bank maupun ATM ketika melakukan
transaksi.
Hal senada diungkapkan Regional Sales Operator Manager Bali-NTT
XL, Ivan Pryahutama. ‘’Hampir 25 persen pelanggan
saat ini telah mengetahui dan menggunakan fasilitas M-Banking.
Kami prediksi ke depannya tren M-Banking akan menunjukkan
peningkatan karena kemudahan yang ditawarkan,’’
ujarnya. *aya
|