04 Agustus 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Gaya Hidup
Perkembangan Mode, Dukung Tren Kebaya di Kalangan Wanita Modern
Sanur (BisnisBali) – Sebagai salah satu busana tradisional, kebaya kini makin mendapat perhatian di kalangan masyarakat luas. Perkembangan dunia fashion yang pesat, juga telah membuat modifikasi kebaya makin beragam. Saat ini kebaya menjadi tren di kalangan perempuan muda dan dewasa yang ingin tampil cantik, anggun dan menawan dalam berbagai acara.

Demikian dikatakan pedagang kain dan kebaya, Kartini, Sabtu (2/8) lalu, di Denpasar. “Kebaya mampu membuat wanita dalam ukuran tubuh apa pun terlihat mempesona, seksi, langsing dan elegan pada acara istimewa. Penampilan ini tentunya harus ditunjang dengan riasan wajah yang tepat dan serasi,” ujarnya.

Kebaya tradisional, kebaya Sunda, kebaya encim, kebaya semitradisional, kebaya tradisional, modifikasi dan lainnya. Berbagai model kebaya ini bisa dipadukan dengan riasan rambut maupun wajah gaya modern. Namun, harus tetap menggunakan azas padu padan yang tepat.

Desainer, Indrayuni mengatakan, dalam berkebaya ada ketentuan tak baku yang harus diikuti, jika ingin tampil optimal. Agar kebaya pas di badan, gunakan long torso berkualitas sehingga nyaman dan membentuk tubuh. Jika menggunakan puring, usahakan warnanya senada dengan warna kebaya atau bawahannya baik dalam bentuk korset atau kemben ketat.

“Untuk acara tak terlalu formal, kebaya bisa dipadankan dengan celana panjang, rok panjang bahkan celana jeans. Tampilan seperti ini akan terkesan kasual tapi tetap menarik,” paparnya.

Alas kaki yang dipilih tentu bergaya feminine dengan warna senada. Bisa juga menggunakan warna netral seperti hitam, putih atau sewarna dengan perhiasan sebagai alternatif.

Sementara itu untuk perhiasan, gunakan seperlunya agar tidak terlihat berlebihan. Pilih warna sesuai kebaya atau warna netral. Jika sudah menggunakan bros, tidak perlu lagi ditambah kalung. Tatanan rambut biasanya menjadi persoalan pada saat mengenakan kebaya dengan padanan kain atau kamen.

Sangat tidak ideal, jika membiarkan rambut terurai atau dikepang biasa tanpa sanggul. Sanggul tradisional tetap merupakan pilihan ideal tapi tidak mutlak. Bisa menggunakan sanggul modern dengan tatanan yang pas.

“Kecuali untuk acara formal, upacara adat atau agama, tatanan rambut bisa sebebas mungkin dengan tetap menonjolkan sisi feminin,” tandasnya.*rya
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost