04 Agustus 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
Kaya Serat, Sayur Urap Layak Jadi Bisnis Menjanjikan
Sanur (BisnisBali) – Sayur urap bisa dikatakan salah satu jenis menu sayuran yang lengkap akan serat, kecukupan gizi serta kaya vitamin. Cita rasa yang khas dan merakyat membuat sayur urap menjadi makanan favorit semua kalangan masyarakat.

Bahkan, layak menjadi peluang bisnis makanan yang menjanjikan. Demikian dikatakan pengamat gizi Dayu Padmiari, Minggu (3/8) kemarin.

Menurut Dayu, bila dilihat dari segi bisnis makanan, menu sayur memiliki peran penting dalam perkembangan usaha jasa boga. Tak heran, menu sayur selalu ada dan variasi ditawarkan, seiiring ragamnya menu lauk-pauk. Nilai jual sayur tak kalah dengan menu dari daging maupun ikan.

‘’Olahan sayur urap salah satunya. Sayur ini memiliki nilai jual tersendiri. Sebab, dari berbagai jenis daun yang baik bagi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Sayur urap, diakui, merupakan menu sayur yang merakyat sehingga setiap daerah ada sayur urap, meski dengan nama penyebutan yang berbeda-beda.

Sayur urap merupakan campuran berbagai jenis sayur hijau yang dimasak kemudian diolah jadi satu (secara urapan) dengan parutan kelapa berbumbu. Campuran berbagai jenis sayur dan kelapa secara urapan inilah, membuat menu tradisional ini disebut sayur urap.

‘’Menggunakan berbagai jenis sayuran hijau, baik yang dimasak maupun masih mentah inilah membuat sayuran ini sebagai menu yang lengkap baik gizi, vitamin maupun kecukupan seratnya. Sayur urap pun baik bagi kesehatan,” paparnya.

Juru masak salah satu rumah makan, Hastiar juga mengakui, sayur urap dari segi bisnis cukup ramai diminati masyarakat lokal maupun perantauan. Alasannya, sayur urap meski menjadi makanan favorit bagi sebagian besar masyarakat, banyak pula dari mereka yang tidak bisa membuatnya.

Akibat keterbatasan waktu, tidak kenal bumbu mereka lebih banyak memilih praktis membeli. Tak heran, memenuhi permintaan masyarakat terhadap sayur urap, banyak pengusaha rumah makan yang melirik sayur urap sebagai peluang usaha.

‘’Sayur urap pun memiliki nilai jual relatif tinggi, meski dipandang sebagai menu sederhana,” ungkapnya, sambil membuktikan, keberadaan sayur urap tidak saja ditemui di rumah makan berskala kecil namun banyak pula ditawarkan di rumah makan setara restoran terkenal, hotel berbintang yang menyajikan menu tradisional, usaha katering hingga jamuan makan malam.

‘’Tentunya sayur yang dipergunakan disesuaikan dengan pengunjung dan situasi acara,” tambahnya. Harga jual sayur urap ditawarkan bervariasi tergantung permintaan masyarakat. *dik

Membuat Sayur Urap
Bahan :

100 gram taoge, siangi, buang ekornya, kukus
50 gram kangkung, siangi, kukus
50 gram bayam, siangi, kukus
10 lonjor kacang panjang, potong-potong, kukus
10 lembar daun jeruk
150 gram kelapa muda, kupas, parut kasar
2 sendok makan air asam Jawa

Bumbu Halus:

10 buah cabai merah
5 butir bawang merah
2 siung bawang putih
4 cm kencur
1 sendok teh terasi
1 sendok garam
25 gram gula merah

Cara Membuat:

Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan kelapa parut, aduk terus hingga matang.
Tambahkan daun jeruk, aduk kembali ± 10 menit di atas api kecil.
Tuangi air asam jawa, lalu aduk hingga tercampur rata. Angkat.
Masukkan sayuran yang sudah dikukus ke dalam kelapa berbumbu, aduk-aduk hingga tercampur rata. Sajikan. *dik


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost