04 Agustus 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
Jelang Galungan, Pedagang Tumpeng Kering Tambah Stok
Badung (BisnisBali) – Menghadapi hari raya Galungan, sejumlah pebisnis tumpeng kering meningkatkan stoknya guna mengantisipasi melonjaknya permintaan. Penambahan stok, terutama terkait dengan bahan kebutuhan pelengkap upakara, seperti tumpeng kering, sampian dan lainnya.

‘’Kami sudah menyiapkan stok sejak awal Agustus ini, karena permintaan beragam macam pelengkap upakara mulai meningkat,” kata Ni Ketut Suartini, pemilik toko sarana upakara di Pasar Anyar Sari, Minggu (3/8) kemarin.

Ia menyebut, penambahan stok itu besarnya antara 25-30 persen. Stok akan dipersiapkan hingga seminggu setelah Galungan. ‘’Naiknya permintaan terhadap sarana upakara ini, akan terjadi sepekan menjelang perayaan. Keadaan ini lumrah terjadi menjelang hari raya besar seperti Galungan dan Kuningan,” tuturnya.

Dikatakan, permintaan terhadap pelengkap upakara seperti tumpeng kering pada perayaan Hari Raya Galungan tahun lalu mencapai 700 bungkus per hari dibandingkan tahun-tahun sebelumnya hanya 500-600 bungkus per hari. Harga yang untuk satu bungkus tumpeng kering dipatok rata-rata Rp 3.000 sampai Rp 4.000 per bungkus, tergantung ukuran dan jenis tumpeng.

‘’Hari normal permintaan tumpeng upakara berkisar 50-100 bungkus tiap harinya. Permintaan berasal dari masyarakat hingga pebisnis banten,” ucapnya.

Hal serupa dikatakan Nengah Nasih, pedagang pelengkap upakara lainnya di kawasan Kapal. Biasanya menjelang H-7 Galungan sudah terjadi lonjakan permintaan.

Lonjakan permintaan tidak hanya dari masyarakat, namun pengecer yang menjual kembali sarana ini juga ramai. ‘’Tingginya permintaan sarana upakara ini terjadi musiman, biasanya menjelang hari raya besar umat Hindu di Bali,” tegasnya. *pwt

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost