04 Agustus 2008  
Home
Berita Terkini

 

Agro & Hobi
Ikan Maskoki, Bisnis Potensial yang belum Banyak Dilirik

Denpasar (BisnisBali) – Bisnis ikan koki merupakan bisnis potensial, namun masyarakat khususnya di Denpasar tak banyak yang melirik bisnis ini.

Dari pantauan BisnisBali, Minggu (3/8) kemarin saat ini hanya terdapat beberapa kelompok pengembang ikan koki seperti yang ada di daerah Renon, Penguyangan serta Panjer.

Menurut Made Arioka, salah satu ketua petani ikan maskoki maupun koi di Renon, Denpasar mengatakan, prospek ikan hias di Bali, terutama di Denpasar, cukup baik. Khusus untuk ikan maskoki sebagai salah satu andalan ikan hias Denpasar belum banyak dilirik untuk dikembangkan serta serapan pasar domestik maupun luar negeri belum begitu luas. Namun mulai banyak disukai para penghobi ikan hias lokal.

Lebih jauh dikatakan, saat ini penjualan ikan maskoki Bali tidak terlalu banyak, mungkin hal itu yang menjadi kurangnya minat masyarakat untuk membudidayakan ikan tersebut. “Ini menjadi sebuah tantangan bagi kami sebagai pembudidaya agar ikan ini lebih banyak diserap serta diterima pasar ikan hias di Bali maupun luar Bali,” ujarnya.

Namun saat ini pihaknya merasa belum mampu menyaingi penyerapan pasar ikan hias hasil pengembangan pembudidaya dari daerah Tulungagung dan Jakarta, karena pengembangan industri ikan hias di kedua daerah tersebut sudah cukup maju. “Untuk pengembangan ikan hias pihaknya belajar dari kedua daerah tersebut,” ujarnya.

Di samping itu masih ada berbagai kesulitan yang dialami seperti kurangnya debit air kolam pembenihan serta kendala lainnya, seperti sangat sedikitnya eksportir ikan hias air tawar di Bali, sehingga pemasarannya tidak terlalu luas.

Di Denpasar sendiri dikatakan, memelihara ikan hias belum menjadi budaya masyarakat. “Ikan hias, terutama jenis maskoki masih dipelihara oleh kalangan tertentu,” ujarnya. Namun, lebih jauh dikatakan di luar daerah, masyarakat menjadikan ikan hias sebagai mata pencaharian tetap yang dikelolola secara profesional.

Ditambahkan, selama ini koki Bali memiliki penggemar tertentu dan harga jualnya juga cukup tinggi. Satu ekor ikan koki biasa dijual seharga Rp 25 ribu, sedangkan koki Bali bisa laku Rp 100 ribu per ekor. *dwi

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost