Denpasar (BisnisBali) - Puncak peringatan hari ulang
tahun (HUT) ke-46 Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, Jumat
(6/6) lalu berlangsung sangat meriah dan bermakna.
Di tengah serbuan bank umum nasional dan asing, bank umum
lokal satu-satunya kini di Bali itu tetap berdiri kokoh dan
mampu menunjukkan prestasi yang sangat membanggakan.
Majalah Infobank kembali menobatkan BPD Bali sebagai bank
urutan pertama atau yang terbaik di antara seluruh BPD yang
ada di Indonesia. BPD Bali juga memperoleh predikat sangat
bagus oleh majalah terkenal itu selama 10 tahun berturut-turut.
“Ini adalah kado emas HUT ke-46 dan tantangan bagi BPD
Bali untuk mempertahankan predikat tersebut,” ujar Direktur
Utama BPD Bali Drs. Ida Bagus Putu Gede, MBA, M.M., Jumat
(6/6) lalu di Ardha Candra.
Turut hadir dalam acara itu sejumlah pejabat penting dari
seluruh Bali seperti Wali Kota Denpasar AA Ngurah Puspayoga.
Pada perayaan HUT kali ini juga diserahkan beasiswa kepada
sejumlah mahasiswa berprestasi dan pencairan kredit tanpa
agunan (KTA) Kota Denpasar kepada sejumlah tenaga kerja Bali
yang bekerja di luar negeri.
Dijelaskan Bagus Gede, kondisi ekonomi nasional dan Bali khususnya
saat ini sedang dalam tekanan yang cukup hebat karena naiknya
harga minyak mentah dunia yang memaksa pemerintah menaikkan
harga bahan bakar minyak dalam negeri. Kebijakan pemerintah
tersebut menyebabkan harga barang-barang lain ikut merangkak
naik.
Hal ini secara otomatis memicu angka inflasi merangkak naik.
Angka inflasi saat ini sudah menyentuh angka dua digit yakni
10,38 persen. BI telah menyikapi kondisi itu dengan menaikkan
BI-rate sebesar 25 basis poin menjadi 8,50 persen. “Ini
tantangan berat yang harus dijawab dengan kerja keras dan
kebersamaan antarsemua komponen yang ada di BPD Bali,”
jelasnya.
Dari sisi kinerja, pria asal Denpasar ini menjelaskan, sampai
akhir 2007 total aset mencapai Rp 5,06 trilyun atau 110,60
persen dari target rencana bisnis bank sebesar Rp 4,58 trilyun.
Dana masyarakat yang berhasil dihimpun sebesar Rp 4,21 trilyun
atau 116,62 persen dari rencana bisnis bank sebesar Rp 3,61
trilyun.
Kredit yang terealisasi akhir 2007 mencapai Rp 3,35 trilyun
atau 101,57 persen dari rencana bisnis bank Rp 3,3 trilyun.
Sementara laba yang berhasil diraih Rp 217,9 milyar atau 106,41
dari rencana bisnis bank sebesar Rp 204,8 milyar.
Hasil pemeriksaan BI tahun lalu menilai BPD Bali berdasar
CAMEL adalah baik, sedangkan dari sisi risiko dinilai sedang.
Dari hasil audit terhadap laporan keuangan BPD Bali tahun
lalu dari BPKP Bali hasilnya wajar.
“Apa yang dicapai ini adalah berkat kerja keras semua
komponen di BPD Bali, dukungan penuh dari pemegang saham serta
kepercayaan yang begitu besar dari seluruh masyarakat Bali,”
tegasnya.
Dalam acara peringatan HUT ke-46 ini dipentaskan sejumlah
tarian lokal Bali dan ditutup dengan pagelaran wayang Cenk
Blong. *bia/asp 3259