09 Juni 2008  
Home
Berita Terkini

 

Denpasar (BisnisBali) - Puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-46 Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, Jumat (6/6) lalu berlangsung sangat meriah dan bermakna.

Di tengah serbuan bank umum nasional dan asing, bank umum lokal satu-satunya kini di Bali itu tetap berdiri kokoh dan mampu menunjukkan prestasi yang sangat membanggakan.

Majalah Infobank kembali menobatkan BPD Bali sebagai bank urutan pertama atau yang terbaik di antara seluruh BPD yang ada di Indonesia. BPD Bali juga memperoleh predikat sangat bagus oleh majalah terkenal itu selama 10 tahun berturut-turut.

“Ini adalah kado emas HUT ke-46 dan tantangan bagi BPD Bali untuk mempertahankan predikat tersebut,” ujar Direktur Utama BPD Bali Drs. Ida Bagus Putu Gede, MBA, M.M., Jumat (6/6) lalu di Ardha Candra.

Turut hadir dalam acara itu sejumlah pejabat penting dari seluruh Bali seperti Wali Kota Denpasar AA Ngurah Puspayoga. Pada perayaan HUT kali ini juga diserahkan beasiswa kepada sejumlah mahasiswa berprestasi dan pencairan kredit tanpa agunan (KTA) Kota Denpasar kepada sejumlah tenaga kerja Bali yang bekerja di luar negeri.

Dijelaskan Bagus Gede, kondisi ekonomi nasional dan Bali khususnya saat ini sedang dalam tekanan yang cukup hebat karena naiknya harga minyak mentah dunia yang memaksa pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak dalam negeri. Kebijakan pemerintah tersebut menyebabkan harga barang-barang lain ikut merangkak naik.

Hal ini secara otomatis memicu angka inflasi merangkak naik. Angka inflasi saat ini sudah menyentuh angka dua digit yakni 10,38 persen. BI telah menyikapi kondisi itu dengan menaikkan BI-rate sebesar 25 basis poin menjadi 8,50 persen. “Ini tantangan berat yang harus dijawab dengan kerja keras dan kebersamaan antarsemua komponen yang ada di BPD Bali,” jelasnya.

Dari sisi kinerja, pria asal Denpasar ini menjelaskan, sampai akhir 2007 total aset mencapai Rp 5,06 trilyun atau 110,60 persen dari target rencana bisnis bank sebesar Rp 4,58 trilyun. Dana masyarakat yang berhasil dihimpun sebesar Rp 4,21 trilyun atau 116,62 persen dari rencana bisnis bank sebesar Rp 3,61 trilyun.

Kredit yang terealisasi akhir 2007 mencapai Rp 3,35 trilyun atau 101,57 persen dari rencana bisnis bank Rp 3,3 trilyun. Sementara laba yang berhasil diraih Rp 217,9 milyar atau 106,41 dari rencana bisnis bank sebesar Rp 204,8 milyar.

Hasil pemeriksaan BI tahun lalu menilai BPD Bali berdasar CAMEL adalah baik, sedangkan dari sisi risiko dinilai sedang. Dari hasil audit terhadap laporan keuangan BPD Bali tahun lalu dari BPKP Bali hasilnya wajar.

“Apa yang dicapai ini adalah berkat kerja keras semua komponen di BPD Bali, dukungan penuh dari pemegang saham serta kepercayaan yang begitu besar dari seluruh masyarakat Bali,” tegasnya.

Dalam acara peringatan HUT ke-46 ini dipentaskan sejumlah tarian lokal Bali dan ditutup dengan pagelaran wayang Cenk Blong. *bia/asp 3259
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost