Denpasar (BisnisBali) –Asosiasi Pelaksana Konstruksi
Nasional (Aspeknas) yang kemarin menyelenggarakan Kongres
I di Bali, sudah mampu memberikan pelayanan maksimal terhadap
anggotanya. Proses Sertifikasi Badan Usaha (SBU) online hanya
membutuhkan waktu kurang dari 5 menit.
Tinggal melakukan langkah mengakses data perusahan beberapa
menit saja, langsung klik domain dapat online seluruh Indonesia.
Ketua Panitia Kongres Aspeknas Daerah I, Ketut Resmi Yasa,
S.T., yang mendampingi Sekjen Aspeknas Pusat, Ir. Garwono
Winardi Surarso, M.E., IPM., dalam launching SBU online, Jumat
(29/2) kemarin di Hotel Puri Dalem Sanur, mengakui satu-satunya
asosiasi baru Aspeknas yang sekarang ini mampu memberikan
pelayanan menggunakan sistem teknologi informasi (STI) dalam
proses SBU, hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.
Bahkan, dalam hitungan kurang dari lima menit, sudah online
di seluruh Indonesia.
Itu artinya, bagi anggota yang baru hanya membutuhkan waktu
beberapa menit, sudah diakui menjadi anggota sah dan dapat
diketahui ke seluruh Indonesia.
“Seperti sekarang ini, kami coba dua perusahan yang
diakses dalam beberapa menit saja. Kedua perusahan tersebut
yakni PT Trimanunggal Sakti dan PT Arya Dewata Raya. Proses
menggunakan STI yang sangat singkat ini disaksikan undangan
dan seluruh anggota Aspeknas Bali,” tegasnya.
Sementara itu, Garwono mengharapkan dengan diselenggarakan
Kongres Aspeknas Daerah I Bali ini mampu menjaring pemimpin
yang mengayomi anggota. Pembinaan terhadap anggota sangat
dibutuhkan, sehingga pemimpin Aspeknas Bali harus memiliki
wawasan lebih.
“Sistem ngayah dan memajukan anggota sangat mutlak bagi
pemimpin Aspeknas Bali. Melihat dari beragamnya karakter anggota,
perlu seorang pemimpin yang bijak dan berbuat banyak memajukan
anggota. Dan dua calon kandidat saat ini, yakni Hasan Yandi
dan Teddy Triadi sama-sama memiliki kelebihan.
Tinggal anggota memilih salah satunya, yakin asosiasi ini
akan berjalan dengan bagus,” tegasnya sambil berharap
pemimpin harus didukung penuh anggotanya. Apabila kedua sistem
ini berjalan (saling mengisi) maka asosiasi akan berkembang.
Garwono menambahkan, sekarang ini asosiasi jasa konstruksi
sangat banyak, sehingga persaingan ketat dapat dipastikan
akan terjadi, Untuk itu, sumber daya manusia (SDM) perlu ditingkatkan.
“Nah, inilah tanggung jawab asosiasi memberikan pembinaan
dan pelatihan terhadap anggotanya. Dalam era persaingan yang
cukup ketat, perlu SDM professional,” katanya. *sta/asp