Terjun di
bisnis pembuatan kartu undangan menurut Sagung Mas Yulia Kartika,
kendalanya hanya soal waktu. Wanita kelahiran, 20 April 1982
ini menjelaskan dalam membuat kartu undangan, khususnya pernikahan
memerlukan waktu sebulan atau mungkin bisa mencapai dua bulanan.
Itu tergantung kesulitan serta jumlah kartu yang akan dibuat.
Umumnya konsumen yang datang jauh hari sebelum acara dilangsungkan,
sehingga pihaknya mampu bekerja secara maksimal dengan hasil
yang tidak mengecewakan juga.
Dikatakan, kadang-kadang ada konsumen yang datang seminggu
sebelum hari H, sehingga ia menolak orderan tersebut, karena
tidak berani menjamin jika sebelum hari H kartu tersebut sudah
selesai dikerjakan.
Disarankan, jika membuat kartu undangan, konsumen sudah dapat
menentukan desain yang dipilihnya sebulan sebelum hari H,
sehingga ia mampu mengerjakan desain tersebut tepat waktu.
Lebih jauh istri dari Denny ini mengatakan, selama ini banyak
orang beranggapan bahwa pengerjaan kartu ucapan itu cepat,
tetapi kenyataannya membutuhkan waktu lama juga. Hal tersebut
berbeda dengan kartu undangan yang dicetak.
Dalam beberapa hari saja ratusan kartu sudah selesai dikerjakan.
Tetapi jika konsumen menginginkan bentuk kartu yang berisi
pernak-pernik tambahan atau lebih spesifiknya lagi tingkat
kerumitannya tinggi dan dalam pengerjaannya menggunakan tangan,
otomatis membutuhkan waktu yang agak lama.
Dengan jumlah tenaga kerja minim serta persaingan yang sangat
ketat, ibu dari Khomittha ini mampu mempertahankan usahanya
yang sudah dirintis sejak tahun 2005. Di samping itu pelayanan
serta kualitas juga dirasakannya sangat menentukan berkembang
atau tidak bisnis ini. *dwi
|