Gianyar (BisnisBali) -Dalam menyambut hari raya Nyepi
Tahun Caka 1930 di Kabupaten Gianyar sedikitnya 1.047 ogoh-ogoh
akan meramaikan suasana malam pengerupukan. Dari jumlah ogoh-ogoh
yang sudah tercatat itu, terjadi kenaikan dibanding dengan
tahun lalu 1.013 buah.
‘’Jumlah ini baru yang tercatat saja, kemungkinan
terjadi penambahan sangat besar untuk semua kecamatan di daerah
ini,’’ ujar I Wayan Arthana, S.H., Kepala Badan
Informasi dan Komunikasi (Inkom) Pemkab Gianyar, Jumat (29/2).
Dijelaskan, dari jumlah ogoh-ogoh tersebut paling banyak terdapat
di Kecamatan Sukawati 308 buah. Menyusul kemudian Kecamatan
Ubud 194 buah, Blahbatuh 178 buah, Gianyar 125 buah, Tegallalang
96 buah, Tampaksiring 94 buah dan Kecamatan Payangan sebanyak
52 buah.
Semua ogog-ogoh tersebut akan diarak pada malam pengerupukan
(malam sebelum Nyepi) di setiap desa adat. Mengenai pengamanan
malam pengerupukan diserahkan kepada masing-masing desa adat
serta dibantu oleh aparat kepolisian.
‘’Untuk keamanan pelaksanaan pengerupukan diserahkan
kepada masing-masing desa adat. Sedangkan pembunyian keplug-keplugan
yang dilarang sudah pula dilakukan razia,’’ ucap
Arthana sambil menambahkan, selama ini banyak terdapat titik
rawan konflik yang keamanannya saat ini sudah diantisipasi.
Hal ini agar pelaksanaan malam pengerupukan dapat berjalan
dengan hikmat, tertib dan lancar. Kegiatan upacara pengerupukan
diharapkan juga menjadi daya tarik wisatawan mancanegara yang
sedang berlibur di daerah ini. *mur
|