01 Maret 2008  
Home
Berita Terkini

 

Keamanan masih Jadi Pertimbangan Wisatawan Eropa ke Bali
Denpasar (BisnisBali) -Keamanan masih menjadi salah satu indikator fluktuasi kunjungan wisatawan Eropa ke Bali tahun 2002-2006. Pemerintah mesti menjaga stabilitas keamanan Bali termasuk memperlancar transportasi wisatawan Eropa ke Bali.

Demikian dikemukakan Direktur Sekolah Perhotelan Bali, (SPB), Drs. Nyoman Gede Astina, M.Pd., Jumat (29/2) kemarin.

Ia mengatakan data kunjungan wisatawan Eropa ke Bali tahun 2002-2006 terlihat berfluktuasi. Tahun 2002 kunjungan wisatawan Eropa ke Bali mencapai angka 396.081 orang.

Sementara kunjungan wisatawan asal Eropa tahun 2003 menurun menjadi 252.485 orang. Penurunun kunjungan wisatawan Eropa ke Bali tahun 2003 mencapai 36,25 %. Grafik penurunan kunjungan tahun 2003 ini murni karena bom Bali tahun 2002.

Tahun 2004 kunjungan wisatawan Eropa ke Bali berjumlah 319.549 orang. Kunjungan wisatawan tahun 2004 ini mengalami peningkatan 26,56 % dibandingkan tahun 2003. Kunjungan wisatawan Eropa tahun 2004 ini memasuki masa pemulihan setelah terjadi bencana bom Bali tahun 2002.

Dijelaskan, tahun 2005 kunjungan wisatawan Eropa ke Bali mencapai 362.474 orang. Dibandingkan dengan tahun 2004, kunjungan wisatawan Eropa ke Bali tahun 2005 meningkat 13,43 %.

Tahun 2006 kunjungan wisatawan Eropa ke Bali berjumlah 353.157 orang. Dibandingkan tahun 2005, kunjungan wisatawan Eropa ke Bali tahun 2006 mengalami penurunan mencapai 2,85 %.

Penurunan kunjungan Eropa ke Bali ini terjadi karena bom Kuta dan Jimbaran tahun 2005. Menginjak tahun 2007 kunjungan wisatawan Eropa ke Bali mencapai 427.686 orang. Tahun 2007 dan 2008 merupakan masa pemulihan kunjungan wisatawan Eropa ke Bali setelah terjadi bom Kuta dan Jimbaran tahun 2005.

Melihat data tersebut, fluktuasi kunjungan wisatawan Eropa ke Bali tahun 2002-2006 memiliki korelasi dengan bencana bom di Bali. Penyebab penurunan kunjungan wisatawan Eropa ke Bali lebih banyak mengarah pada permasalahan keamanan.

Ia menilai tahun 2008 ini pemerintah mesti proaktif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Eropa ke Bali. Ini bisa dilakukan dengan memperlancar transportasi wisatawan dari Eropa ke Bali.

Pemerintah mesti berupaya membuka kembali penerbangan maskapai Garuda ke Eropa. Di sisi lain, pemerintah juga mesti memberikan kemudahan masuknya maskapai dari luar negeri yang mengantar wisatawan Eropa ke Bali.

Astina menambahkan selain permasalahan transportasi, pemerintah bersama seluruh komponen pariwisata perlu menjaga stabilitas keamanan di Bali. Keamanan menjadi faktor utama untuk mendorong kunjungan wisatawan Eropa ke Bali tahun 2008 termasuk tahun-tahun berikutnya. *kup

Kunjungan Wisatawan Eropa ke Bali Tahun 2002-2007
Tahun Jumlah

2002 396.081
2003 252.485
2004 319.549
2005 362.474
2006 352.157
2007 427.686
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost