Monumen
Perjuangan Rakyat Bali (MPRB), atau lebih dikenal dengan sebutan
Monumen Bajra Sandhi merupakan replika yang mengabadikan perjuangan
rakyat Bali sarat makna filosofis.
Monumen yang dilengkapi 33 diorama perjuangan rakyat Bali
dari zaman Bali Kuno sampai era kemerdekaan ini.
Monumen hasil pemikiran para seniman, budayawan dan tokoh-tokoh
masyarakat Bali itu dicetuskan mantan Gubernur Bali Prof.
Dr. Ida Bagus Mantra (alm) sejak tahun 1980.
Nilai-nilai budaya Bali yang tercermin dalam bentuk umum monumen
yang melambangkan Lingga Yoni mengandung arti simbolis yakni
jiwa kepahlawanan tercermin dari penerapan cerita Pemutaran
Mandara Giri pada bentuk bangunan dan ornamen.
Keinginan untuk mengabadikan jiwa-jiwa perjuangan rakyat Bali
dari zaman ke zaman sebagai sebuah lambang yang mewakili semangat
juang orang Bali adalah gagasan dan inspirasi membangun MPRB.
Diorama-diaroma yang ada memberikan gambaran kepada generasi
penerus bagaimana jejak perjuangan rakyat Bali seperti heroik
rakyat Badung dalam perang Puputan tahun 1906.
Sebagai objek wisata yang terletak di tengah kota Denpasar,
monumen ini diharapkan dapat menunjang Kota Denpasar sebagai
kota budaya. Di samping menggugah generasi muda Bali mengenai
nilai-nilai kepahlawanan. *pwt
|