Denpasar (BisnisBali) -Ke depan industri telekomunikasi
akan menuju arah yang lebih maju, baik dalam hal jumlah pelanggan,
coverage, maupun teknologi.
Hal ini mengingat Indonesia merupakan pasar yang menjanjikan
dengan kondisi geografis negara kepulauan yang luasnya 1,9
juta km persegi dengan angka penetrasi selular masih kecil
sekitar 37 persen dari 240 juta penduduk. Direktur Utama Telkomsel,
Kiskenda Suriahardja, menyatakan hal itu, baru-baru ini.
Tercatat 63 persen penduduk, kata Kiskenda, merupakan usia
muda produktif yang merupakan kalangan dengan “senses
of technology” yang tinggi dan antusiasme terhadap perkembangan
teknologi yang sangat besar.
Dari perkiraan pertumbuhan pelanggan baru 2007 sekitar 15-20
juta, Telkomsel menargetkan bisa melayani 50 persen dari jumlah
tersebut, yakni 7,5-10 juta pelanggan baru.
Tahun 2008 pertumbuhan pelanggan diperkirakan masih akan didominasi
pelanggan di luar Jawa untuk kategori new customer. Pemenuhan
high growth dengan pembangunan BTS baru. Di Jawa masih akan
tumbuh, tetapi tidak sebesar di luar Pulau Jawa. Kebutuhan
layanan selular di Jawa cenderung ke arah fitur dan layanan.
“Kami akan terus memperluas coverage hingga ke pelosok
dengan memperhatikan keseimbangan termasuk kebutuhan dan kemampuan
masyarakat setempat.
Kami selalu berupaya mendengarkan kebutuhan pelanggan dan
calon pelanggan sebagai masukan yang sangat berarti bagi kami
untuk menghadirkan produk yang tepat dan memberikan solusi
terbaik sesuai tuntutan pasar.
Hal ini merupakan salah satu wujud kepedulian Telkomsel dalam
memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk dapat menikmati
layanan selular berkualitas dengan harga terjangkau,”
paparnya.
Dengan mengimplementasikan teknologi terkini yang andal memungkinkan
layanan Telkomsel menghadirkan keunggulan kompetitif melalui
berbagai inovasi fitur nilai tambah (value added services),
seperti mobile wallet (T-cash), m-Komik, Pelindung Data dan
HALO hybrid.
Di samping mobile banking, push email, nada sambung pribadi,
mobile TV, video surveillance, dan mobile broadband Telkomsel
Flash. ‘’Saat ini pelanggan Telkomsel dilayani
lebih dari 21.000 BTS dan 300.000 titik pelayanan, seperti
GraPARI, geraiHALO, kiosHALO, outlet dealer, retail nasional,
dan m-Kios.
Untuk terus meningkatkan mutu layanan di tahun 2008, Telkomsel
menginvestasikan 1,7 milyar dolar AS untuk memperluas coverage,
kualitas jaringan dan new business (mobile wallet, broadband,
konten seperti m-Komik dan lain-lain). BTS baru akan ditambah
sekitar 5.000 unit dari jumlah yang telah ada tahun 2007 sekitar
20.884 BTS,’’ ujarnya. *nat
|