01 Maret 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Gaya Hidup
Singaraja (BisnisBali) –Kader PKK di Kabupaten Buleleng ternyata memiliki kemauan cukup besar untuk menambah wawasan dalam bidang tata rias kecantikan.

Hal ini dibuktikan dengan tingginya partisipasi kader PKK dari tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten di Buleleng untuk mengikuti work shop sehari tata rias kecantikan yang digelar Yayasan Agung Denpasar bekerja sama dengan Harian BisnisBali, Jumat (29/2) kemarin, di gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja.

Bupati Buleleng Putu Bagiada diwakili Wakil Bupati Made Arga Pyntih membuka acara tersebut. Acara ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Bali Ibu Mas Beratha, Ketua Tim Penggerak Kabupaten Buleleng Ibu Sayang Bagiada diwakili Ibu Rasmini Arga bersama pengurus, serta undangan lain.

Ketua panitia Nengah Serianti dalam laporannya mengatakan, kursus tata rias kecantikan di Buleleng cukup mendapat sambutan dari peserta yang mencapai 350 orang. Seperti kegiatan di daerah lain, kursus kecantikan bertujuan memberikan tambahan wawasan kepada ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri di Buleleng dalam bidang tata rias kecantikan.

Di samping itu, dengan tambahan pengetahuan seperti ini ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri bisa mempercantik diri tanpa harus selalu tergantung dengan salon kecantikan. Ke depan peserta diharapkan bisa memiliki usaha salon kecantikan di daerahnya masing-masing.

Menurutnya, peserta kursus di Buleleng mendapatkan materi dan praktik yang disajikan oleh instruktur AA Ketut Agung dari Aalon Agung Denpasar. Materi tersebut meliputi perawatan dan make-up sendiri, memasang sanggul Bali, payas agung asli Buleleng, serta payas modifikasi.

“Setelah kegiatan di Buleleng, kami akan gelar kegiatan serupa di Jembrana, kemudian seluruh hasil kegiatan di Bali akan diterbitkan dalam bentuk buku,” katanya.

Wakil Bupati Buleleng Made Arga Pynatih menyatakan salut dan bangga atas partisipasi para kader PKK di Buleleng yang dengan penuh semangat mengikuti kursus kecantikan.

Wakil Bupati yakin jika peserta kursus kecantikan mampu mencerna materi kursus kemudian memanfaatkan untuk membuka usaha salon. Dengan demikian, akan bisa membuka lapangan kerja baru.

Untuk itu, kursus kecantikan ini diharapkan bisa digelar secara terjadwal sehingga dengan perlahan kaum perempuan yang menjadi aset daerah bisa memberikan kontribusi maksimal dalam pembangunan di Buleleng.

“Kami sarankan kerja sama PKK, Yayasan Agung Denpasar, dan BisnisBali selaku penggagas kegiatan terus dijalankan sehingga kegiatan positif ini tidak terputus, apalagi melihat partisipasi peserta dan saya yakin akan bisa memberikan manfaat positif,” katanya.

Ketua Tim Pengerak PKK Propinsi Bali Ibu Mas Beratha juga mengungkapkan hal yang sama. Peserta diharapkan bisa memanfaatkan wawasan dalam bidang tata rias kecantikan untuk bisa merias diri dengan dandanan yang sederhana dalam artian tidak terlalu mencolok. Di samping itu, ke depan harapan Ibu Mas Beratha peserta bisa membuka usaha salon kecantikan di daerah masing-masing.

Hasilnya akan mampu menambah pendapatan keluarga dan paling tidak dengan usaha yang dirintis secara mandiri itu bisa membantu warga sekitar di daerah masing-masing.

“Jadi dengan bekal pengetahuan seperti ini akan lebih banyak dibuka salon-salon desa sehingga warga masyarakat tidak harus pergi ke kota untuk mencari jasa salon,” katanya

Seorang peserta Ibu Karnadi Parwata Panji mengaku kursus kecantikan seperti ini sangat besar manfaatnya. Selama ini kaum perempuan di Buleleng masih tergantung dengan salon untuk merias.

Untuk itu, dengan adanya kursus dari Yayasan Agung Denpasar kemudian didukung oleh media massa tentunya dijadikan kesempatan emas untuk menambah wawasan untuk mengetahui teknik tata rias kecantikan baik untuk kepentingan sendiri dan juga dimanfaatkan untuk membuka usaha salon.

“Saya merasa bersyukur karena bisa mengikuti kursus ini, paling tidak dapat memberikan pengetahun untuk merias wajah baik untuk keperluan sehari-hari maupun untuk kentingan lain,” katanya. *mud
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost