29 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

TPT Bali tetap Diburu Konsumen Mancanegara
Gianyar (BisnisBali) -Permintaan aneka tekstil dan produk tekstil (TPT) yang dihasilkan perajin Gianyar, sampai saat ini masih ramai pesanan. Dominan permintaan datang dari konsumen mancanegara.

Terutama TPT motif batik Bali serta bordiran disukai konsumen Amerika Serikat, Australia dan Jepang. Terbukti pengiriman TPT ke negara itu rata-rata selama ini 7.500 pcs per bulan dengan berbagai corak.

I Wayan Suartha, perajin TPT di kota Gianyar, Rabu (27/2) lalu, menuturkan, corak batik Bali dengan warna alami salah satunya berhasil memikat hati pembeli. Khususnya untuk wisatawan yang sedang pelesiran di daerah ini. TPT batik Bali untuk sarung pantai, pembungkus bantal bed cover dan lain-lain permintaannya paling banyak, dibanding dengan jenis lainnya seperti motif bordiran. Namun, khusus untuk bordiran pesanan umumnya datang dari rumah butik di beberapa negara Eropa seperti Prancis dan Swis.

‘’Selain kerajinan dari kayu berupa patung serta anyaman lainnya, TPT juga permintaannya cukup besar selama ini. Produk Bali tak gentas, meski persaingan makin ketat dari beberapa negara produsen seperti Cina, India dan Malaysia,’’ ucap Suartha sambil menambahkan, pengiriman produk TPT-nya selama ini 2.500 pcs per bulan dari berbagai jenis.

Dari jumlah pemberangkatan itu, dirasakannya sudah makin baik dibanding beberapa tahun terakhir. Nilai jual aneka produk TPT-nya itu mulai Rp 15.000 sampai Rp 45.000 per pcs tergantung dari model dan bahannya.

Data yang diperoleh di kantor Disperindagkop Gianyar mencatat, hampir tiap bulan TPT dari daerah seni Gianyar yang dipasarkan di mancanegara mengalami kenaikan. Terbukti, Januari 2008 pengiriman produk TPT 10. 664 pcs dengan total nilai 21,743.77 dolar AS lebih.

Pengiriman terhadap produk bernilai seni itu selama 2008 diperkirakan akan terus meningkat tiap bulannya, seiring dengan makin ramainya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah ini. Hal ini sebagai pertanda pula, TPT Bali tidak kalah bersaing dengan TPT dari negara produsen lainnya di dunia.

‘’TPT yang dihasilkan oleh perajin di daerah kita ini masih tetap disukai pasar, kendati mendapat persaingan yang sangat ketat dari negara produsen lainnya di dunia,’’ kata A.A.Gde Agung Suardhana, Kabag. Perdagangan Disperindagkop Gianyar baru ini.*mur
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost