Denpasar (BisnisBali) -Pelayanan publik bidang kependudukan
di Kota Denpasar mendapat apresiasi Menteri Pemberdayaan Aparatur
Negara (Men-PAN) Taufik Effendi.
“Pelayanan KTP di Kota Denpasar mungkin menjadi yang
tercepat karena hanya 9 menit sudah jadi,” tegas Men-PAN
saat mengunjungi dan melihat langsung pelayanan KTP di Dinas
Catatan Sipil dan Kependudukan dan Dinas Perizinan Kota Denpasar,
Kamis (28/2) pagi.
Pernyataan tersebut dikemukakan usai meninjau proses pembuatan
KTP. Menariknya, Men-PAN tidak puas hanya mendengar penjelasan
Kasubdin Data dan Informasi Dinas Kependudukan dan Catatan
Sipil Ketut Kagung Putra namun langsung mengecek kepada salah
seorang warga, Ketut Geloyor.
Ketika ditanya dengan polos warga yang tengah mencari KTP
ini menjawab bahwa prosedur sudah mudah, cepat dan biaya murah,
hanya Rp 7.000 sudah bisa mendapatkan KTP. Mendengar ini Menteri
Taufik langsung tersenyum dan menepuk-nepuk bahu Geloyor.
“Pelayanan publik bidang kependudukan ini sudah memuaskan
sehingga harus dipertahankan,” jelasnya. Sebelum meninjau
pelayanan KTP Men-PAN meninjau pelayanan publik di Dinas Perizinan
yang memunculkan kekaguman dan apresiasi Menteri dan sebagai
mana biasa berbincang-bincang dengan Ketut Suparden warga
yang tinggal di Nangka Utara yang sedang mengurus izin prinsip.
Ketika ditanya Menteri, Suparden mengaku tidak berbelit-belit
dan gampang mengurus izin di sini karena semuanya jelas dan
dalam satu tempat.
Selanjutnya Men-PAN meresmikan Call Centre – Radio Pemkot
setelah mendapatkan penjelasan mengenai sistem dan mekanisme
penanganan bencana dan gawat darurat.
“Paradigma sudah harus di balik bahwa pemerintah sepatutnya
melayani bukannya dilayani,’’ tegasnya. Ditambahkan,
pelayanan gawat darurat seperti Call Centre ini sangat penting
dan harus dikembangkan serta berkelanjutan.
Menteri Taufik juga berjanji akan membawa model call centre
ini ke berbagai kesempatan sehingga dapat ditiru daerah lain.
“Terobosan yang dilakukan oleh Pemkot Denpasar seperti
Pelayanan Publik yang dilakukan Dinas Perinzinan, Pembuatan
KTP, pengadaan barang lewat internet dan call center ini perlu
ditiru dan dikunjungi Bupati dan Ketua DPRD daerah lain,”
ujar Men-PAN bersemangat sembari akan menyebarluaskan kepada
daerah lain. *
|