Denpasar (BisnisBali) -Komitmen Pemprop Bali Agustus
ini akan merealisasikan pembentukan lembaga perkeditan desa
(LPD) baru. Pemprop Bali telah melakukan koordinasi dengan
pihak terkait di seluruh Bali untuk ikut mempercepat proses
ini.
Dana untuk keperluan itu juga telah disiapkan. Demikian dikatakan
Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan I Gusti Made Sudjana,
Kamis (28/2) kemarin.
Untuk LPD baru, jelas Sudjana, akan diberikan bantuan modal
awal sebesar Rp 10 juta dan Rp 5 juta untuk bantuan penyiapan
sarana dan prasarana. Gubernur menginginkan agar LPD baru
ini bisa terbentuk sebelum masa tugasnya berakhir. Desa
adat dan pemkab di seluruh kabupaten diminta untuk segera
menyiapkan segala sesuatunya.
Hal-hal yang perlu disiapkan oleh desa adat yang akan membentuk
LPD adalah awig-awig yang sudah disahkan oleh pihak terkait
dan pernyataan dari seluruh desa adat. Setelah semua siap,
desa adat harus melaporkan hal itu pemerintah kabupaten
untuk selanjutnya diteruskan kepada pemerintah propinsi.
Hingga saat ini di Bali telah terdapat 1.360 LPD dengan
kondisi umum sehat. Sampai Januari ini aset seluruh LPD
di Bali telah berkembang menjadi Rp 2,5 trilyun lebih. Pemprop
Bali berharap agar LPD-LPD yang ada terus meningkatkan kinerjanya
dalam memperdayakan ekonomi kerakyatan di lingkungan desa
adat.
Kapal Pesiar
Untuk membantu masyarakat Bali yang ingin bekerja di kapal
pesiar dan untuk pemberdayaan ekonomi pedesaan, Pemprop
Bali telah menganggarkan dana yang cukup besar. Tahun 2006
disiapkan dana Rp 1,7 milyar dan tahun 2007 sebesar Rp 5
milyar.
Dana-dana ini telah ditempatkan di Bank Pembangunan Daerah
(BPD) Bali. “LPD yang ingin memanfaatkan dana ini
untuk membiayai warganya yang ingin berangkat bekerja di
kapal pesiar dapat mengajukan permohonan ke BPD Bali,”
ujarnya.
Ketika ditanya mengapa dana itu tidak langsung disalurkan
saja kepada LPD yang ada, Sudjana menegaskan itu karena
kepentingan kelangsungan dari dana-dana tersebut. Lagi pula
Pemprop Bali sudah membuka akses seluas-luasnya kepada LPD-LPD
yang ada di seluruh Bali untuk memanfaatkan dana ini secara
lebih optimal. *bia
|