Sanur (BisnisBali) –Pascagelombang pasang disertai
angin kencang melanda perairan Bali, jumlah kunjungan wisatawan
lokal maupun asing ke objek wisata Pantai Sanur terlihat lengang.
“Wisatawan mancanegara maupun domestik yang menikmati
fasilitas objek wisata Sanur bisa dikatakan sepi. Hal tersebut
terjadi sejak pertengahan Februari 2008 ketika Badan Meteorologi
dan Geofisika (BMG) meramalkan gelombang pasang disertai angin
kencang akan menerpa perairan Bali,’’ ungkap Kepala
Kantor Pelabuhan Satker Sanur, Sutono, Rabu (27/2) lalu.
Ia mengatakan, cuaca buruk turut mempengaruhi jumlah kunjungan.
Wisatawan kebanyakan waswas sehingga mengalihkan kunjungan
ke objek wisata lainnya.
“Sanur terkenal karena pantainya yang indah pada saat
matahari terbit. Ditambah lagi, ada fasilitas permainan kano,
paraseling, banana boat dan masih banyak lainnya.
Tak heran, kawasan wisata Pantai Sanur menjadi salah satu
tujuan utama wisatawan domestik saat musim liburan sekolah.
Namun akibat cuaca buruk yang melanda sejumlah pantai di Bali,
objek wisata alam yang terletak di sebelah Timur Kota Denpasar
ini mulai terlihat lengang,” ujarnya.
Ia menambahkan, tidak hanya objek wisata Sanur yang lenggang,
wisatawan mancanegara yang menikmati wisata laut di kawasan
Nusa Penida dan Lembongan juga terlihat sepi.
Ketut Kurniawan salah satu penyedia kano di Sanur mengakui,
angin kencang disertai gelombang pasang membuat usaha ini
sepi peminat.
“Pemesanan kano jauh berbeda dengan kondisi sebelum
gelombang pasang terjadi di Bali. Saat ini jarang sekali pengunjung
yang menyewa sarana ini. Sebab mereka masih takut untuk bermain
ke tengah laut,” ungkapnya.
“Kami hanya bisa menunggu cuaca pulih kembali. Sebab
ganasnya ombak yang disertai angin kencang yang terjadi baru-baru
ini hanya menjadi tontonan wisatawan yang menginap di hotel
sekitar Pantai Sanur,” imbuhnya. *pwt