29 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

Bisnis Vila Masuki Masa ’’Booming”
Denpasar (BisnisBali) -Naiknya jumlah kunjungan wisatawan ke Bali belakangan ini berpengaruh signifikan terhadap bisnis vila di daerah ini. Bisnis vila saat ini memasuki masa “booming” karena jumlah permintaan yang relaif tinggi.

Minat investor baik yang berplat asing maupun lokal untuk berinvestasi di sektor ini belakangan juga mengalami peningkatan yang signifikan. Demikian dikatakan salah satu praktisi pariwisata yang juga Ketua Apindo Bali Panudiana Kuhn, Kamis (28/2) kemarin.

Menurut Kuhn sejumlah lokasi strategis yang memiliki pemandangan yang indah saat ini menjadi incaran dari para investor. Sejumlah wisatawan bahkan berani membayar lebih mahal untuk bisa menempati vila strategis seperti yang ada di kawasan Badung selatan. “Booming” ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga akhir tahun,” ujarnya.

Data Bank Indonesia menyebutkan di Bali saat ini terdapat sedikitnya 635 vila dengan total kamar 3.958 kamar dan terbanyak berlokasi di Kabupaten Badung.

Persebaran jumlah vila terbanyak terdapat di Kecamatan Kuta Utara 45,60 persen, Kecamatan Kuta 18,31 persen, Kuta Selatan 17,78 persen, Mengwi 17,61 persen, dan Abiansemal 0,70 persen. Sebagian besar vila dibangun di daerah pedesaan 57,41 persen, dan di pinggir pantai 14,83 persen.

Terkait dengan perizinan, Kuhn menjelaskan gampang-gampang susah atau bisa susah juga bisa gampang. Yang pasti itu proses perizinan di daerah ini dan Indonesia umumnya masih sangat birokratis sehingga memerlukan waktu yang panjang dan biaya yang cukup mahal. Pemerintah harus segera mengubah hal tersebut supaya investor lebih tertarik untuk berinvestasi di Bali.

Ia mengatakan kondisi bisnis pariwisata di Bali saat ini sudah mengalami perbaikan yang cukup signifikan. Jumlah wisatawan mancanegara dan domestik yang berkunjung ke pulau dewata ini telah mengalami peningkatan sejak akhir tahun lalu.

Ia mengharapkan hal ini bisa dipertahankan dan terus ditingkatkan. Sektor keamanan yang menjadi titik sentral pariwisata Bali harus tetap menjadi perhatian sehingga wisatawan yang datang ke daerah ini merasa aman dan nyaman. *bia
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost