29 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Gaya Hidup
Pikat Konsumen, Kartu Undangan Pernikahan Dibuat Inovatif
Denpasar (BisnisBali) –Sebelum melangsungkan upacara pernikahan, calon pengantin pria dan wanita sudah memiliki konsep atau rencana untuk membuat kartu undangan. Mereka kebanyakan menyukai kartu ucapan yang unik dan menarik, sehingga kartu undangan dibuat makin inovatif.

Hal tersebut dikatakan Denny, pemilik usaha pembuatan kartu undangan pernikahan, Kamis (28/2) kemarin di Denpasar. Lebih jauh dikatakan, di samping menawarkan desain yang ada, pihaknya juga mengerjakan desain yang dibawa sendiri oleh konsumen.

Kebanyakan mereka membawa serta memilih desain yang unik serta kelihatan natural, seperti dari bahan baku eceng gondok, pelepah pisang dan bahan alam lainnya.

Untuk harga kartu undangan, dijelaskannya, tergantung pada jumlah pesanan. Makin sedikit jumlah pesanan, harganya juga akan mahal dan sebaliknya. Dijelaskan, jika konsumen memesan dengan jumlah 300, harga yang ditawarkan mencapai Rp 7.000 sampai Rp 15.000 per kartu.

Lebih jauh dijelaskan, pengerjaan untuk kartu undangan memerlukan waktu yang agak lama, sehingga pihaknya mengharapkan order sudah datang sebulan atau dua bulan sebelum upacara dilangsungkan, sehingga pihaknya mampu menyelesaikan kartu tersebut tepat waktu.

Ditanya tentang bahan baku, dirinya menambahkan, saat ini bahan baku semuanya didapatkan di Bali, tetapi kadang-kadang juga mendatangkan dari luar Bali, seperti Jawa Tengah.

Menurut salah satu konsumen, Eka Kusuma Adijaya mengatakan, untuk membuat kartu ucapan dirinya membawa desain sendiri. Tetapi jika ada desain unik serta beda dari yang lain, mungkin dirinya akan beralih desain.

Lebih jauh diharapkan, untuk itu usaha di bidang ini harus mampu merancang desain baru, sehingga kartu yang dibuat makin beragam desainnya. *dwi
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost