Denpasar (BisnisBali) –Banyak cara yang dilakukan
para pedagang kue dan roti, dalam menyiasati penjualan. Salah
satunya dengan menyajikan ukuran kue dan roti yang segaja
dicetak lebih kecil dari ukuran biasa.
Pedagang berbagai jenis kue dan roti, Dartana, Kamis (28/2)
kemarin di Denpasar mengatakan, awalnya tujuan membuat ukuran
kue maupun berbagai jenis roti lebih kecil untuk menyiasati
harga jual. Harga bahan baku yang terus naik mengharuskan
pengusaha melakukan penyesuaian.
‘’Jika menaikkan harga jual, ditakutkan minat
konsumen akan berkurang. Mengikuti strategi pedagang kue dan
roti lain dengan membuat ukuran kue atau roti lebih kecil,
ternyata membuat tampilan kue lebih menarik didukung dengan
kemasan yang juga menarik,” jelasnya.
Dikatakan, awalnya kue berukuran kecil atau small cakes ini,
lebih banyak untuk mengisi kue kotak pesanan. Dengan harga
sama tapi mendapatkan macam kue yang lebih banyak, menjadi
daya tarik tersendiri bagi konsumen.
Namun kemudian small cakes ini justru banyak dipesan untuk
berbagai acara. Tampilannya yang lebih cantik tentu sangat
menarik selera, di samping itu rasanya juga enak.
Kini small cakes sudah banyak ditawarkan pedagang kue, karena
diminati konsumen. Dengan harga mulai Rp 1.000 per potong,
kue jenis bolu cokelat, roti pisang, sweet cake dan jenis
lainnya rata-rata disukai.
Kemasan dan ukuran kue maupun roti ini memang segaja dicetak
khusus, agar tampilannya lebih menarik. Kemasan plastik maupun
kertas warna-warna dipercaya mampu meningkatkan selera.
Pedagang kue dan roti lainnya, Handi mengatakan, membuat ukuran
kue dan roti lebih kecil menjadi salah satu strategi dalam
menyiasati kenaikan harga bahan baku.
‘’Selera konsumen yang berbeda-beda menuntut untuk
tetap membuat ukuran kue seperti biasanya, dan juga ukuran
lebih kecil. Selama konsumen bersedia membeli dengan harga
yang ditawarkan, produksi akan terus berlanjut.
Dia mengaku, lebih baik mengurangi ukuran roti atau kue dari
pada mengurangi takaran resep karena rasanya akan berbeda.
Konsumen pun tidak akan berselera lagi jika rasa sudah tidak
seenak dulu lagi. Lebih baik jujur kepada konsumen karena
untuk selanjutnya konsumen akan bisa menilai rasa dari kue
yang ditawarkan.
Mengenai penjualan kue secara keseluruhan, dikatakan, dalam
kondisi persaingan usaha seperti sekarang kondisi usaha akan
sangat tergantung pada strategi pemasaran.
Stretegi pemasaran door to door saat ini masih efektif untuk
penjualan kue dan roti. Selain menyediakan stok di toko, door
to door akan membantu promosi, kecuali toko yang dikelola
sudah dalam skala besar. *rya