Renon (BisnisBali) -Menghindari adanya produk makanan
dan minuman (mamin) dalam bentuk parcel yang kedaluwarsa menjelang
Nyepi, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar
akan melakukan pengawasan (sidak) terhadap semua produk mamin
yang dijual di pasar tradisional maupun pasar swalayan.
‘’Pengawasan lapangan tiap menjelang hari raya
besar keagamaan merupakan kegiatan rutin BBPOM, untuk menghindari
adanya produk mamin yang kedaluwarsa atau sejenisnya.
Sekaligus ini sebagai langkah untuk melindungi konsumen dari
makanan yang tidak layak konsumsi,” kata Kepala BBPOM
Bali, Dra. Sri Utami Ekaningtyas, Apt., M.M., Kamis (28/2)
kemarin.
Ia mengatakan, pengawasan terhadap parcel mamin menjelang
Nyepi akan dilakukan BBPOM awal minggu ini hingga H- 2 Nyepi.
Pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan antara lain pengecekan
produk untuk menghindari peredaran mamin dengan kemasan rusak,
melebihi tanggal kedaluwarsa, tidak berizin dari BBPOM maupun
Dinas Kesehatan, batas penggunaan zat pewarna, hingga kualitas
bahan baku.
Pemeriksaan pun tidak hanya pada produk parcel Nyepi saja,
namun semua produk mamin produksi lokal dan impor yang biasa
digunakan sebagai item parcel maupun yang dikonsumsi masyarakat
luas.
‘’Melihat perkembangan sidak parcel di Bali selama
ini, saya sangat bangga. Selama sidak dilakukan kecil sekali
ditemukan penyimpangan, bahkan mendekati nol (tidak ada).
Ini berarti pebisnis parcel Bali telah mengetahui mana produk
yang baik untuk dikonsumsi,” jelasnya sambil berharap
ke masyarakat agar lebih jeli dalam memilih produk mamin.
Masyarakat harus memperhatikan tanggal kedaluwarsa, selain
kandungan dalam makanan.
Sementara itu, penjual parcel Nyepi, Eka mengatakan, ia tidak
pernah menawarkan parcel dengan bahan mamin kedaluwarsa maupun
dalam kemasan rusak. Pasalnya, kualitas produk menjadi perhatian
utama di bisnis parcel saat ini.
‘’Di tengah sepinya transaksi permintaan parcel
saat ini, sebisa mungkin kita menyajikan parcel dengan kulitas
terbaik,” jelasnya. *dik
PARCEL - Kualitas produk mestinya menjadi perhatian dalam
penjualan parcel.