Cita rasa
makanan khas Bali tak kalah dengan masakan nusantara lainnya.
Terbukti, wisatawan mancanegara banyak yang mempelajari berbagai
jenis masakan khas Bali.
Keadaan inilah yang membuat pemilik nama lengkap Dewa Nyoman
Dana ini tetap mempertahankan cita rasa masakan khas Bali
dalam menu vegetarian yang disukai oleh semua kalangan itu.
“Makanan khas Bali memang identik dengan daging serta
bumbu rempah yang kuat. Namun, bukan berarti masakan khas
Bali tidak bisa dinikmati kalangan veget,” kata suami
dari Putu Mas Purnami ini.
Pemilik Usaha Catering Vegetarian ini menyampaikan, makanan
vegetarian khas Bali salah satu upaya melestarikan masakan
khas Bali itu sendiri. Tak heran, makanan vegetarian seiring
waktu makin berkembang tidak lagi satu jenis namun bervariasi.
Berbekal pengalaman khusus vegetarian ini, mengakui menu vegetarian
yang ramai disukai masyarakat antara lain, sate lilit, sate
ayam, tum, be urutan, pelapah timun, lawar hingga berbagai
jenis menu khas Bali yang bahan baku dagingnya sudah digantikan.
Pria yang juga menjadi kepala sekolah menengah kejuruan (SMK)
ini menyampaikan, menu vegetarian kini tidak lagi dianggap
aneh, malahan makin populer di masyarakat dunia, Indonesia
termasuk Bali. Terbukti, perkembangan usaha tersebut makin
hari makin banyak orang mencari menu tanpa bahan daging ini.
“Masyarakat yang menyukai makanan vegetarian tidak hanya
kalangan vegetaris melainkan masyarakat umum banyak juga mengkonsumsi
menu ini.
Gaya hidup masyarakat yang ingin sehat baik badan dan rohani
seiring meningkatnya spritual dan bertambahnya usia turut
mendukung positifnya usaha vegetarian,” ungkap bapak
empat putri ini. *pwt
|