Bupati Gianyar
Terpilih Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati dan wakilnya
Dewa Made Sutanaya, Kamis (21/2) hari ini dilantik. Kelahiran
Ubud, Gianyar 23 Agustus 1956 yang akrab dipanggil Cok Ace
berhasil menjadi orang nomor satu di Gianyar.
Sepakterjang dan popularitasnya dalam industri pariwisata
dan kehidupan sosial di Bali sudah tidak diragukan lagi. Berbagai
jabatan strategis di sektor pariwisata ia pegang. Ia kini
menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia
(PHRI) Bali.
Anak dari almarhum Tjokorda Gde Agung Sukawati ini juga menjabat
sebagai Wakil Ketua Bali Tourism Board (BTB). Bukan itu saja
segudang jabatan organisasi pernah ia sandang mulai dari Ketua
Organisasi Radio Amatir Indonesia Kabupaten Gianyar hingga
Ketua PSPS Bakti Negara Bali.
Kemampuan memimpin dan meredam konflik membuat dirinya banyak
disukai oleh para bawahannya. “Saya tidak suka konfrontasi,
namun jika diperlukan sikap tegas maka saya akan lakukan,”
ujar suami dari Tjokorda Istri Putri Hariani R ini. Sebagai
pelaku pariwisata dan pimpinan organisasi perhotelan dirinya
selalu perupaya dan berharap agar pariwisata Bali makin baik.
Selain sebagai pengurus organisasi, dirinya juga masih tercatat
sebagai dosen aktif di Universitas Udayana. “Ini merupakan
risiko dari komitmen saya untuk membangun daerah tempat saya
dilahirkan,” ungkap Bupati Gianyar ini.
Ayah dua anak, Tjokorda Gde Dharmaputra Sukawati dan Tjokorda
Gde Bayuputra Sukawati ini, sejak hari ini secara resmi akan
menduduki jabatan terhormat tersebut.
Selama 5 tahun ke depan ia akan mengawal Gianyar menuju perubahan
yang lebih baik. Seperti yang selalu ia nyatakan kepada rakyat
Gianyar. Pria pemilik hobi menari ini ingin masyarakat Gianyar
tahu bahwa dirinya tidak main-main untuk mengabdi kepada rakyat
Gianyar. “Saya tidak ingin memberi janji-janji tanpa
realisasi,” ungkapnya.
Sementara Wakil Bupati Gianyar Dewa Made Sutanaya, S.H., menyatakan
orang pemerintahan harus melayani rakyat dan bukan dilayani.
Sejak lepas dari bangku kuliahnya di Fakultas Hukum Universitas
Gajah Mada Yogyakarta pada 1976, Dewa Made Sutanaya, S.H.
langsung terjun ke dunia birokrasi.
Berbagai jabatan strategis di Pemkab Badung pernah didudukinya,
mulai dari Kabag Hukum, Kabag Ekonomi, Kepala Dispenda dan
terakhir Kepala Bappeda. Pengalamannya di beberapa jabatan
strategis dalam pemerintahan membuat ia sangat siap mewujudkan
imfair rakyat Gianyar.
Pria kelahiran Gianyar, 22 Maret 1950 adalah suami dari Desak
Putu Rusmiati yang dikarunai 3 orang anak. Dewa Gede Gamayasa,
S.H., Desak Made Lestariani, S.E., dan Dewa Nyoman Tri Kumara
adalah buah hati yang memberikannya semangat untuk maju. *wid/mur