21 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

ORI004 Ditawarkan mulai 25 Februari 2008
Jakarta (BisnisBali) –Pemerintah menawarkan obligasi negara ritel ORI004 kepada masyarakat melalui 18 agen penjual yang telah ditetapkan mulai 25 Februari hingga 6 Maret 2008.

"Masa penawaran oleh agen penjual mulai 25 Februari hingga 6 Maret 2008, penjatahan tanggal 10 Maret 2008, penerbitan 12 Maret 2008, dan listing di pasar modal 13 Maret 2008," kata Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu, Rahmat Waluyanto di Jakarta, Rabu kemarin.

Rahmat mengatakan, sama dengan ORI-ORI sebelumnya, minimal pembelian ORI004 adalah sebesar Rp 5 juta dan maksimal pembelian adalah Rp 3 milyar.

Sementara tenor ORI004 selama 4 tahun atau akan jatuh tempo pada 12 Maret 2012 dengan tingkat kupon sebesar 9,50 persen yang akan dibayarkan 12 kali dalam setahun.

Mengenai target penerbitan ORI004, Darmin menyatakan, pihaknya tidak mengumumkan target penerbitan karena akan tergantung juga kepada seberapa besar minat masyarakat.

"Kami memang memiliki internal yaitu target yang diajukan oleh masing-masing agen penjual. Kami punya angka tapi angka internal itu selalu berubah," katanya.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, katanya, pada hari kedua biasanya sudah mulai ada permintaan tambahan kuota dari agen penjual yang sudah kehabisan kuota.

Pada ORI001 tahun 2006, pemerintah menyerap dana sebesar Rp 3,28 trilyun dengan kupon sebesar 12,05 persen, ORI002 tahun 2007 sebesar Rp 6,23 trilyun dengan kupon 9,28 persen, dan ORI003 tahun 2007 sebesar Rp 9,40 trilyun dengan kupon 9,40 persen.

Pada tahun 2008 ini, pemerintah merencanakan penerbitan ORI sebanyak dua kali yaitu pada Maret dan September 2008.

"Tahun ini rencananya dua kali yaitu Maret dan September. Sekarang masih masih konvensional, nanti ke depan akan ada ORI syariah atau sukuk," jelasnya. *ant
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost