21 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

Angkutan Wisata ke Trunyan * Boat Klotok Diganti Fiberglass

Bangli (BisnisBali) -Bupati Bangli I Nengah Arnawa, S.Sos., M.M., Kamis (21/2) hari ini dijadwalkan akan meresmikan pendirian Koperasi Jasa Angkutan Wisata Danau Batur, Kintamani.

Peresmian tersebut akan ditandai dengan mulai beroperasinya 5 buah boat fiberglass yang akan melayani wisatawan berkunjung ke sejumlah tempat di pinggir Danau Batur.

“Kita berharap dengan penggantian boat kayu (klotok) dengan fiberglass pelayanan kepada wisatawan bisa ditingkatkan,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bangli IGB Suryadi ketika dimintai konfirmasinya Rabu (20/2) kemarin.

Suryadi mengemukakan, pergantian boat kayu tersebut dengan boat fiberglass merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM. ”Dana yang dialokasikan untuk peremajaan boat tersebut mencapai Rp 250 juta,” tegas Suryadi.

Menurur Suryadi, dengan peremajaan anggkutan wisata tersebut pihaknya berharap agar pelayanan kepada wisatawan khususnya yang meninjau objek wisata sekitar Danau Batur seperti Trunyan, Toyabungkah maupun Songan akan mendapatkan pelayanan yang lebih optimal dan maksimal.

”Selain itu, penggunaan boat fiberglass tersebut juga akan mengurangi waktu tempuh wisatawan sehingga mereka tidak terlalu banyak memakan waktu untuk menikmati keindahan alam di kawasan ini,” jelas Suryadi.

Suryadi mengemukakan, saat ini jumlah anggota Koperasi Jasa Angkutan Wisata Danau Batur sekitar 80 orang yang telah beroperasi sejak beberapa tahun silam. Pihaknya juga optimis dengan peremajaan armada angkutan danau ini ke depan jumlahnya akan dapat ditingkatkan.

Dengan demikian, ekonomi warga akan dapat terangkat. Terkait dengan jenis usaha yang telah dan akan dilakukan koperasi ini, Suryadi mengemukakan, untuk saat ini mereka hanya bergerak di bidang jasa angkutan saja.

Namun, sejalan dengan perkembangan yang terjadi, ke depan koperasi ini tidak hanya fokus untuk jasa angkutan saja, namun juga diproyeksikan membuka bidang lain seperti usaha makanan untuk wisatawan yang datang ke kawasan ini.

“Tidak menutup kemungkinan kita akan arahkan mereka untuk membuka restoran kecil yang akan melayani kebutuhan wisatawan yang datang ke kawasan ini. Kita akan mencoba untuk menjembataninya melalui kerja sama dengan lembaga terkait lainnya,” tegas Suryadi. *jel

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost