Bangli (BisnisBali) -Bupati Bangli I Nengah
Arnawa, S.Sos., M.M., Kamis (21/2) hari ini dijadwalkan
akan meresmikan pendirian Koperasi Jasa Angkutan Wisata
Danau Batur, Kintamani.
Peresmian tersebut akan ditandai dengan mulai beroperasinya
5 buah boat fiberglass yang akan melayani wisatawan berkunjung
ke sejumlah tempat di pinggir Danau Batur.
“Kita berharap dengan penggantian boat kayu (klotok)
dengan fiberglass pelayanan kepada wisatawan bisa ditingkatkan,”
ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bangli IGB Suryadi
ketika dimintai konfirmasinya Rabu (20/2) kemarin.
Suryadi mengemukakan, pergantian boat kayu tersebut dengan
boat fiberglass merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat
melalui Kementerian Koperasi dan UKM. ”Dana yang dialokasikan
untuk peremajaan boat tersebut mencapai Rp 250 juta,”
tegas Suryadi.
Menurur Suryadi, dengan peremajaan anggkutan wisata tersebut
pihaknya berharap agar pelayanan kepada wisatawan khususnya
yang meninjau objek wisata sekitar Danau Batur seperti Trunyan,
Toyabungkah maupun Songan akan mendapatkan pelayanan yang
lebih optimal dan maksimal.
”Selain itu, penggunaan boat fiberglass tersebut juga
akan mengurangi waktu tempuh wisatawan sehingga mereka tidak
terlalu banyak memakan waktu untuk menikmati keindahan alam
di kawasan ini,” jelas Suryadi.
Suryadi mengemukakan, saat ini jumlah anggota Koperasi Jasa
Angkutan Wisata Danau Batur sekitar 80 orang yang telah
beroperasi sejak beberapa tahun silam. Pihaknya juga optimis
dengan peremajaan armada angkutan danau ini ke depan jumlahnya
akan dapat ditingkatkan.
Dengan demikian, ekonomi warga akan dapat terangkat. Terkait
dengan jenis usaha yang telah dan akan dilakukan koperasi
ini, Suryadi mengemukakan, untuk saat ini mereka hanya bergerak
di bidang jasa angkutan saja.
Namun, sejalan dengan perkembangan yang terjadi, ke depan
koperasi ini tidak hanya fokus untuk jasa angkutan saja,
namun juga diproyeksikan membuka bidang lain seperti usaha
makanan untuk wisatawan yang datang ke kawasan ini.
“Tidak menutup kemungkinan kita akan arahkan mereka
untuk membuka restoran kecil yang akan melayani kebutuhan
wisatawan yang datang ke kawasan ini. Kita akan mencoba
untuk menjembataninya melalui kerja sama dengan lembaga
terkait lainnya,” tegas Suryadi. *jel
|