21 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
Pariwisata Bali Membaik, Genjot Transaksi Restoran
Sanur (BisnisBali) –Kondisi pariwisata Bali menujukkan perkembangan yang baik, kendati ada teror bom yang terjadi belum lama ini. Terbukti, jumlah kunjungan wisatawan ke hotel dan restoran menunjukan angka yang positif di tahun 2008 ini.

Seperti dikatakan Grace Jeanie, PR Manager Sector Bar di Sanur, Rabu (20/2) kemarin. Tingkat kunjungan restoran kini kembali membaik setelah Bali sukses mengadakan event internasional.

Hal ini tentu berdampak positif pada transaksi berbagai jenis makanan dan minuman. Pelaku jasa yang bergerak di usaha makanan dan minuman mulai bergairah.

Dijelaskan, sebagai pelaku jasa makanan dan minuman yang mengandalkan jumlah pengunjung wisatawan mancanegara dan domestik tentu menyambut gembira keadaan Bali saat ini.

‘’Ramainya jumlah wisatawan mancanegara dan domestik, otomatis permintaan makanan dan minuman bisa terangkat, karena restoran yang dikelola letaknya strategis dan mudah dijangkau pengunjung,” tuturnya.

Kadek Arimbawa, SE, karyawan restoran tepi pantai lainnya mengakui, kondisi pariwisata Bali saat ini bergerak pulih. Kembali membaiknya wisatawan yang datang, menyebabkan omzet yang diraupnya juga bertambah sekitar 40 persen.

Ditambahkan, tingkat persaingan bisnis restoran di Bali sangat ketat, tidak hanya terjadi antara pengusaha pribumi, tetapi juga antara pebisnis domestik dan mancanegara.

Mengimbangi kondisi pariwisata yang baik, pihaknya menyajikan berbagai jenis menu makanan yang beda dari restoran lainnya. Abdillah M Seman, dari restoran lainnya mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan ke restorannya mulai membaik yang sebelumnya sempat sepi.

Dia berharap, kondisi di Bali agar tetap kondusif, karena penghasilan yang diperolehnya tergantung ramai tidaknya jumlah wisatawan yang datang ke Bali.

‘’Keadaan yang kondusif berarti animo wisatawan domestik dan mancanegara berkunjung dapat kembali normal. Jumlah kunjungan wisatawan normal, berarti operasional restoran akan segera kembali bergairah,” ujarnya.

Biasanya konsumen ramai datang pada saat makan siang dan makan malam. Kiat yang dilakukan agar konsumen merasa nyaman datang yaitu, memberikan pelayanan yang memuaskan, lingkungan yang nyaman, kualitas makanan terjamin dan harga terjangkau. Cara ini terbukti efektif menjaring pelanggan. *dik

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost