21 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
Bisa Diolah Beragam Sajian, Tempe Jadi Komoditi Bernilai Jual
Denpasar (BisnisBali) –Meski harganya relatif murah, sajian tempe memiliki nilai jual yang lebih karena bisa diolah menjadi beragam variasi menu. Kandungan gizi yang dimiliki tempe, ditambah dengan kemampuan untuk disajikan jadi beragam menu membuat tempe jadi makanan yang bernilai lebih.

“Tempe tampilannya nampak sederhana, namun kesederhanaan tersebut tidak membuat menu dari bahan baku kedelai itu jadi masakan yang membosankan.

Sebab, beragam menu sajian yang bisa diolah dari tempe ini bisa memancing selera,” tutur Vera, pebisnis rumah makan (RM) dan sekaligus pebisnis katering di Denpasar, Rabu (20/2) kemarin.

Terang Vera, bila mau berinovasi dalam hal masakan sebenarnya ada banyak sajian menu yang bisa diperoleh hanya dengan menggunakan bahan utama dari tempe ini.

Di antaranya, tahu tempe pedas manis, tempe masak kemangi, tempe bumbu kremes, bahkan dalam bentuk sajian sambal tempe sekali pun.

Imbuhnya, bagi pebisnis RM inovasi produk ini dibutuhkan sebab akan memberi pilihan baru bagi konsumen untuk berkunjung kembali, sedangkan bagi rumah tangga tentunya akan memberi variasi menu berbeda dan menunjang asupan gizi keluarga mengingat tempe merupakan salah satu makanan yang mengandung gizi cukup baik.

Jelasnya, di antara semua olahan menu tersebut rata-rata pengolahan tempe ini cukup sederhana dan mudah dilakukan siapa saja, tak terkecuali para pebisnis RM lainnya yang ingin menggunakan pilihan menu tempe ini sebagai penunjang bisnis.

Katanya, pengolahan sajian tempe masih tetap memerlukan bumbu-bumbuan standar yang murah dan gampang didapat di pasaran seperti pengolahan pada masakan lainnya.

“Untuk membuat olahan tempe dalam sajian menu selain digoreng, kita hanya perlu bumbu standar seperti daun jeruk, gula pasir, cabai rawit dan garam,” ujarnya.

Imbuhnya, perbedaan hanya terletak pada cara pengolahannya saja, sebab pengembangan rasa pada olahan tempe, dibutuhkan beberapa pendukung rasa yang ingin ditonjolkan dengan takaran tertentu.

Tambahnya, hanya dengan mengolah secara sederhana, sajian menu tempe tersebut bisa disajikan dalam sekejap dan mampu bernilai jual bila akan digunakan sebagai komoditi bisnis.

Hal serupa juga diungkapkan Wati Dwiyanti, pebisnis serupa di Denpasar. Diakui, sajian tempe dengan memvariasikan penyajian merupakan salah satu langkah efektif untuk memancing pembeli, apalagi menu tempe itu sendiri sangat digemari masyarakat sehingga akan lebih mudah mengangkat nilai jual tempe di pasaran.

”Tempe kalau hanya digoreng saja, sudah banyak peminatnya. Apalagi bila diolah jadi menu lainnya, akan lebih mengundang selera penikmatnya,” tandasnya.

Sementara itu menyinggung perkembangan terakhir terkait lonjakan harga tempe di pasaran, diakui, itu memang berpengaruh pada penambahan biaya produksi usaha RM. Cuma itu bisa teratasi, mengingat pembelian konsumen (pengunjung RM) masih tetap stabil hingga kini.*man


TEMPE-Tempe bisa diolah menjadi berbagai menu, sehingga tak membosankan bagi konsumen.

Sambal tempe Asam Manis
Bahan:

150 gr buncis, potong 3 cm
150 gr tempe, iris tipis
10 bh hati ayam, potong dadu
1 papan petai, iris dengan kulitnya
2 bh cabai merah, iris serong halus
75 gr gula merah, iris halus
2 lbr daun salam
1 sdm air asam kandis
1/2 sdt garam

Haluskan:

5 bh cabai merah
5 bh bawang merah
2 siung bawang putih
1 sdt ketumbar sangrai

Cara membuat:

1. Panaskan minyak, goreng buncis, tempe, hati ayam, dan petai secara terpisah, angkat dan tiriskan.
2. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan sampai harum, masukkan cabai merah dan daun salam, aduk rata.
3. Tambahkan gula merah, masak sampai meletup-letup, tuang air asam, aduk rata lalu masukan buncis, tempe, hati ayam, dan petai. Aduk rata, masak sampai bumbu meresap. Angkat.
* Disajikan untuk 6 orang.


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost