Denpasar (BisnisBali) -Meski terkesan menghilang
dari peredaran, keberadaan Lembaga Dana Apex (LDA) Bank Perkreditan
Rakyat (BPR) Bali ternyata mendapat dukungan yang cukup maksimal
dari anggotanya.
Hampir semua anggota telah melaksanakan kewajiban dengan baik
termasuk dalam hal pembayaran iuran. Sampai saat ini, dari
143 BPR yang ada di Bali, 112 telah resmi menjadi anggota
LDA.
Ketua Perbarindo Bali Made Arya Amitabha mengatakan, sejauh
ini operasional LDA masih berjalan dengan baik. Dari segi
anggota jumlah BPR yang bergabung dalam LDA di Bali adalah
yang terbanyak dibandingkan daerah lain di Indonesia.
Sesuai kesepakatan yang ada pendaftaran untuk anggota baru
telah dinyatakan ditutup. “Kita akan berjalan dengan
anggota yang sudah ada saja,” ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini sedang dilakukan berbagai penyempurnaan
termasuk mengenai model yang tepat untuk LDA ini. Diperkirakan
model pasti dari LDA ini baru akan ditetapkan tahun 2010 sesuai
dengan amanat arsitetur perbankan Indonesia.
“Kecenderungan Apex BPR ini akan mengambil model kerja
sama dengan bank umum,” ujarnya seraya menjelaskan,
saat ini juga sedang dilakukan pembicaraan yang serius mengenai
Apex BPR secara nasional.
Menyangkut kinerja BPR sampai saat ini, ia mengatakan, secara
umum menunjukkan adanya peningkatan baik dari segi penghimpunan
dana pihak ketiga maupun dari segi penyaluran kredit. Menurutnya,
angka real dari kinerja BPR itu akan terlihat dalam 3 bulan
ke depan. *bia
|