20 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

Sasar Pangsa Bawah,Mocin Bertahan
Denpasar (BisnisBali) –Penggemar motor Cina (mocin) sampai saat ini masih tergolong ramai, khususnya pangsa pasar masyarakat menengah ke bawah.

Mocin ditawarkan dengan harga terjangkau di bawah Rp 10 jutaan sehingga bisnis ini tetap bertahan. Hal itu dikatakan Hutasoit, karyawan diler mocin di Denpasar, Selasa (19/2) kemarin.

“Mocin memiliki pangsa pasar tersendiri di masyarakat. Kendati produsen sepeda motor non-mocin gencar mengeluarkan produk terbaru, penggemar mocin tetap ada di Bali,” ujarnya.

Hal ini dibuktikan dengan tetap stabilnya penjualan mocin. Penjualan mocin rata-rata bisa di atas 5 unit per bulan. Tak heran, perkembangan mocin pun terus berubah mengikuti tren motor di masyarakat, di antaranya segi model mesin, dimensi keseluruhan, suspensi depan hingga pilihan warna yang disukai konsumen.

Salah satu tren mocin keluaran terbaru adalah Fiesta MX Spoke ditawarkan berkisar Rp 7.390.000, Prima 100 SX/CW Rp 7.590.000 dan Fiesta MX CW Rp 7.690.000 per unit.

Lanjut Hutasoit, pangsa pasar mocin Tossa di Bali, lebih banyak diterima di daerah Kintamani dan Negara. Pembelian mocin lebih banyak melalui sistem kredit.

Disinggung masalah kualitas, ujarnya, mocin telah melakukan perbaikan dengan meningkatkan kualitas, kesediaan suku cadang dan pelayanan purnajual.

Hendrawan, karyawan diler mocin lainnya mengatakan, ia optimis mocin masih diterima masyarakat Bali. Kendati kompetitor dari Jepang terus mengeluarkan produk terbaru, mocin akan tetap mengalami pertumbuhan.

“Selain cukup andal sebagai sarana transportasi, produk ini juga lebih murah, yakni harganya mulai Rp 8 jutaan per unit,’’ jelasnya sambil mengungkapkan, agar bisa bersaing dengan motor Jepang, pihaknya selalu mengadakan perbaikan di segala bidang. Salah satunya pelayanan dengan menerapkan 3 S, yakni sales, service dan spare part yang prima.

Sementara itu, Nyoman Sridana pemilik sepeda motor nonmocin mengatakan, harga murah di bawah Rp 10 jutaan menyebabkan mocin masih disukai masyarakat. “Bagi mereka, fungsi motor adalah bisa digunakan sebagai transportasi, tidak peduli merek maupun kualitas,” ujarnya. *dik

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost